24.3 C
Jakarta
BerandaInfoMenjadi Korban Pengeroyokan Setelah Tertangkap Basah Menghubungi Istri Orang Lain

Menjadi Korban Pengeroyokan Setelah Tertangkap Basah Menghubungi Istri Orang Lain

Mediaistana.com

Lampung Barat – 15 April 2025, Seorang pria berinisial R, yang diduga merupakan oknum wartawan dan telah memiliki istri sah, menjadi korban pengeroyokan setelah tertangkap basah menghubungi istri orang lain. Peristiwa ini terjadi pada Minggu, 13 April 2025, sekitar pukul 14.30 WIB di Pekon Gunung Terang, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Lampung Barat.

Dalam keterangannya, korban mengaku sedang berada di kebun saat mengirim pesan kepada seorang perempuan berinisial T, yang merupakan istri dari pria berinisial E. Dalam pesan itu, R mengajak T untuk bertemu di Liwa. T awalnya menolak, namun kemudian berubah pikiran dan mengatakan bahwa suaminya sedang memancing, sehingga menyetujui ajakan tersebut.

Setelah keluar dari kebun, R menuju SPBU Air Hitam untuk mengisi bahan bakar. Di lokasi itu, ia dihadang oleh E yang mengendarai sepeda motor. E langsung mempertanyakan alasan R menghubungi istrinya, lalu mengajak R ke rumah seorang warga bernama Hasanah.

Setibanya di rumah tersebut, R mengaku langsung dipiting, ditendang, dan dipukul secara membabi buta oleh E dan adiknya, berinisial R. Korban mengalami luka robek di bagian pundak kiri dan pinggang akibat pemukulan tersebut.

Tidak terima atas tindakan kekerasan yang dialaminya, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sumber Jaya untuk proses hukum lebih lanjut.

Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan dan akan memanggil pihak-pihak yang terlibat guna dimintai keterangan.

Sumber faktalambarnews

(*) 

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!