Banyuwangi – Media Istana.com //Anggota DPRD Banyuwangi dari Fraksi Gerindra, Suwito, Aslinya dirinya berada dalam tekanan saat berlangsungnya aksi para Kepala Desa se-Kabupaten Banyuwangi. Meski berada di situasi yang tidak mudah, Senin 17-11-2025.
ia menegaskan bahwa fokus utamanya tetap pada menjaga stabilitas dan suasana kondusif di Banyuwangi. Suwito menilai, dinamika yang terjadi harus dilihat sebagai bagian dari proses demokrasi yang sehat.
Suwito tekanan yang ia rasakan bukan karena persoalan pribadi, namun lebih pada tanggung jawab moral agar tidak terjadi kegaduhan yang dapat merugikan masyarakat luas.
Menegaskan, sikap dewasa dan proporsional menjadi pegangan utama dalam menghadapi gejolak di ruang publik, termasuk dalam perdebatan terkait ucapan yang sempat ramai di media sosial.
Suwito juga menegaskan sikap kenegarawanan dan jiwa kesatria sebagai pondasi dalam mengambil keputusan.
Bahwa setiap pemimpin, baik legislatif maupun eksekutif hingga para kepala desa, memiliki peran penting dalam menjaga harmoni di daerah. Karena itu, memilih tidak memperkeruh suasana serta tetap berkomitmen menghormati setiap proses klarifikasi yang dilakukan.
Suwito berharap seluruh pihak dapat menurunkan tensi, mengedepankan dialog, dan menghindari narasi yang memecah belah.” Ujarya,
Menegaskan, tekanan bukan alasan untuk mengorbankan kepentingan daerah. Dengan kedewasaan bersama,
Optimistis Banyuwangi dapat melewati polemik ini dan kembali fokus pada kerja nyata untuk kemajuan masyarakat.Pungkasya,”
Buang