25.6 C
Jakarta
BerandaInfoKadindik Surabaya Beri Sangsi Bagi Guru Yang Jualan Di Kantin Sekolah

Kadindik Surabaya Beri Sangsi Bagi Guru Yang Jualan Di Kantin Sekolah

Pemerintah,Surabaya||Mediaistana.com – pasca pemberitaan tunjangan kurang guru ASN ( Aparatur Sipil Negara) PNS maupun PPP yang berjualan di kantin sekolah membuat kepala dinas pendidikan kota Surabaya Yusuf Masruh,MM geram .(5/11/2025)

Yusuf Masruh panggilan akrabnya akan memberikan sangsi ringan hingga berat berupa pencopotan dari PNS maupun PPPK bagi guru yang berjualan sekolah hingga meninggalkan jam mengajar.

“Guru itu tugasnya mengajar, mendidik dan memberikan ilmu pada siswa, saya minta guru fokus jangan jualan disekolah ” tegas Yusuf menyampaikan pada media.

“Tunjangan guru ASN ( PNS dan PPPK ) itu sudah cukup besar jadi kalo ada yang sampai jualan di kantin sekolah terlalu mas ” jelasnya dengan nada prihatin.

Senada dengan harapan kepala dinas pendidikan Surabaya , pers dan publik me ndukung penuh langkah kadindik untuk memberikan sangsi agar pendidikan kota Surabaya lebih baik.(team)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!