Aceh Tamiang, —Mediaistana.com
Ketua Umum Persaudaraan Aceh Seranto (PAS), H. Akhyar Kamil, S.H., mendesak aparat kepolisian untuk bertindak tegas dan segera menangkap pelaku pemerasan terhadap Amrullah, sopir ambulans relawan PAS, yang terjadi di wilayah Aceh Tamiang.Rabu 12/11/2025
Insiden tersebut menimpa Amrullah saat ia tengah menjemput jenazah warga Aceh yang meninggal di Malaysia melalui Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, untuk diantarkan ke Aceh Utara sesuai permintaan keluarga almarhum.
Menurut laporan yang diterima, aksi pemerasan dilakukan oleh pengemudi Toyota Fortuner hitam dengan nomor polisi BK 1003 PG. Pelaku diduga meminta uang sebesar Rp1,6 juta, namun korban hanya memiliki Rp1 juta. Uang tersebut kemudian diambil secara paksa oleh pelaku di Jalan Lintas Medan–Banda Aceh, tepatnya di wilayah Aceh Tamiang.
Setelah uang diserahkan, sempat terjadi perdebatan di lokasi kejadian sebelum pelaku melarikan diri. Merasa dirugikan, relawan PAS melaporkan peristiwa itu kepada Ketua Umum PAS di Jakarta.
H. Akhyar Kamil membenarkan adanya laporan tersebut dan turut menyerahkan foto terduga pelaku serta kendaraan yang digunakan kepada redaksi Mediaistana.com sebagai bukti awal untuk mendukung proses penegakan hukum.
Menanggapi laporan itu, Akhyar Kamil langsung menghubungi Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi, untuk melaporkan kronologis kejadian secara detail. Kapolres merespons cepat dan segera mengerahkan anggotanya menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun, pelaku sudah melarikan diri sebelum petugas tiba di lokasi.
Akhyar Kamil menyampaikan apresiasi atas respon cepat Kapolres, namun menegaskan agar kasus ini segera dituntaskan.
“Kami meminta aparat penegak hukum agar segera menangkap pelaku pemerasan ini. Tindakan seperti ini sangat mencoreng nama baik daerah dan menimbulkan ketakutan bagi masyarakat — apalagi korbannya adalah relawan kemanusiaan yang sedang membantu sesama dalam musibah. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang di masa depan,” tegas Akhyar.
Ia menambahkan, PAS akan terus memantau perkembangan kasus ini serta siap berkoordinasi dengan pihak kepolisian demi memastikan keadilan dan keamanan bagi para relawan di lapangan.(TM)