Kapolres Buru AKBP Sulastri Sikijang menghadiri exit meeting penertiban kawasan pertambangan Gunung Botak (GB) yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Buru, Minggu (14/12). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.
Exit meeting di Kabupaten Buru dihadiri oleh Ketua Satgas Penertiban Gunung Botak Dr. Jalaludin Salampessy, Wakil Bupati Buru Sudarmo, Dandim 1506/Namlea, Letkol INF. Heribetus Purwanto, S.I.P, Wakapolres Buru H. Akmii Japa, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta 10 ketua koperasi.
Sementara itu, dari Ambon, rapat juga diikuti oleh Gubernur Maluku yang diwakili Plh Sekda Maluku Kasrul Selang, serta unsur Muspida Provinsi Maluku, dan instansi terkait lainnya.
Dalam exit meeting tersebut, Ketua Satgas menyampaikan laporan hasil pelaksanaan penertiban Gunung Botak, sekaligus membahas agenda penarikan pasukan pengamanan. Rapat juga menegaskan penyerahan tanggung jawab pengelolaan kawasan pertambangan kepada 10 koperasi yang telah ditetapkan sebagai pemegang Izin Pertambangan Rakyat (IPR).
Usai mengikuti exit meeting, kegiatan dilanjutkan dengan gelar penarikan pasukan yang sebelumnya ditugaskan dalam rangka penertiban kawasan Gunung Botak. Apel penarikan pasukan tersebut berlangsung di Desa Wamsait, Kecamatan Wailata, Kabupaten Buru, sebagai tanda berakhirnya tahapan pengamanan terpadu di lokasi penertiban.
Kapolres Buru menegaskan bahwa Polres Buru akan tetap berkomitmen menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif, serta mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya alam yang tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.(Syam)