𝗔𝗸𝘀𝗶 𝗨𝗻𝗿𝗮𝘀 𝗟𝗦𝗠 𝗱𝗮𝗻 𝗢𝗿𝗺𝗮𝘀 𝗜𝗻𝗱𝗿𝗮𝗺𝗮𝘆𝘂, 𝗧𝘂𝗻𝘁𝘂𝘁 𝗣𝗲𝗿𝘁𝗮𝗻𝗴𝗴𝘂𝗻𝗴𝗷𝗮𝘄𝗮𝗯𝗮𝗻 A𝘁𝗮𝘀 𝗗𝘂𝗴𝗮𝗮𝗻 𝗨𝗰𝗮𝗽𝗮𝗻 𝗥𝗮𝘀𝗶𝘀
Indramayu – mediaIstana.com
Ratusan massa dari berbagai organisasi kemasyarakatan (Ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor pendopo Kabupaten Indramayu, Senin (19/1/2026).
Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap dugaan pernyataan bernada rasisme yang dilontarkan oleh Salman yang mana sebagai staff khusus Bupati Indramayu Lucky Hakim.
Dalam aksi yang diikuti sekitar ratusan orang ini, para demonstran menuntut pertanggungjawaban dan klarifikasi dari saudara yang bernama Salman. Para peserta aksi dipimpin oleh ketua-ketua LSM, dan Ormas yang menjadi penanggung jawab kegiatan.
Aksi Demo gabungan terdiri dari LSM, Ormas, Aktifis dan Masyarakat Indramayu ini berjalan tertib,” ucap Asmawi.
Selain itu juga hal senada dikatakan korlap Tomi Susanto ( Tomsus),
“Kita sudah Satu suara, melakukan aksi Unras ini, untuk melawan kesombongan Stafsus bupati Indramayu yaitu saudara Salman, yang kami nilai Sudah mengarah ke rasis. Di Indramayu ini tidak ada tempat untuk manusia Rasis dan Tidak punya etitud, Gelar aja banyak tapi otak nol, “tukas Tomsus.
Salah satu perwakilan dari Ormas BPPKB Banten, Beni Raharjo, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk Kekecewaan atas lontaran perkataan Rasis yang diucapkan oleh staf khusus Bupati Indramayu Lucky Hakim, terhadap masyarakat Indramayu
Yang Mengatakan,
‘Saya Salman, Berdarah Madura, bertulang putih dan bermata putih, tidak takut dengan siapa pun.
Saya tidak akan patuh pada perintah siapa pun di Indramayu ini, kecuali bupati Indramayu Luky Hakim. Karena Saya orangnya Luky Hakim, bukan orang nya siapa pun.
“Jelas Wanginah menirukan pernyataan Salman.
“Kami tidak akan tinggal diam jika ada pihak yang merendahkan atau melecehkan martabat masyarakat dibumi wiralodra ini. Kami akan terus mengawal hingga ada kejelasan ataupun bentuk klarifikasi,” ucapnya.
Selain itu, ia juga mempertanyakan tentang Surat Keterangan (SK) sebagai pejabat staff khusus Bupati yang sebagaimana secara keabsahannya harus jelas.
“Dari hasil pertemuan didalam (Pendopo) tidak bisa atau diragukan sekali dalam keabsahan surat keterangan kepegawaiannya sebagai staff khusus Bupati,” tegas Beni selaku Waka Ormas BPPKB Banten DPC Kabupaten Indramayu.
Lanjut, Beni juga menegaskan membuat pernyataan sikap akan menggelar aksi unjuk rasa yang lebih besar lagi, sampai tuntutan kami terealisasi.
“Kami siap akan menggelar aksi yang lebih besar lagi sampai semua tuntutan kami terealisasi,” pungkasnya.
Iyons74
