22.4 C
Jakarta
BerandaPEMERINTAHANRumah Warga  Bertahun-tahun tidak  Dihuni, akibat sering longsor Pembelian Lahan oleh PDAM...

Rumah Warga  Bertahun-tahun tidak  Dihuni, akibat sering longsor Pembelian Lahan oleh PDAM Tirta Pakuan

Rumah Warga  Bertahun-tahun tidak  Dihuni, akibat sering longsor Pembelian Lahan oleh PDAM Tirta Pakuan

Bogor – mediaistana.com
Satu unit rumah warga di Kampung Cijeruk RT 003/RW 002, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, dilaporkan telah bertahun-tahun tidak dihuni akibat kekhawatiran akan potensi longsor. Kondisi tersebut terjadi setelah adanya pembangunan infrastruktur PDAM Tirta Pakuan di sekitar wilayah tersebut.
Ketua RT dan Ketua RW setempat membenarkan bahwa pemilik rumah memilih mengosongkan bangunannya demi keselamatan keluarga. Kekhawatiran utama warga adalah potensi longsor susulan dari area sekitar tembok penahan tanah, terutama saat intensitas hujan tinggi.

“Rumah itu sudah lama tidak ditempati karena pemiliknya takut terjadi longsor lagi. Apalagi kalau musim hujan seperti sekarang,” ujar Ketua RT setempat.
Warga sekitar juga menyampaikan bahwa sebelumnya pernah terjadi longsor di wilayah Kampung Cijeruk. Meski secara umum kejadian longsor di daerah tersebut kerap dikaitkan dengan faktor alam dan kondisi geografis, kenyataannya hingga kini rumah tersebut dinilai tidak lagi aman untuk dihuni.

Diketahui, PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor memiliki sumber air dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Palasari di wilayah Desa Palasari yang berperan penting dalam pelayanan air bersih bagi masyarakat. Namun keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan warga sekitar.

Atas kondisi tersebut, warga berharap adanya langkah penyelesaian yang adil dan berkelanjutan, salah satunya melalui pembelian atau pembebasan lahan dan bangunan yang terdampak, agar tidak ada lagi warga yang hidup dalam rasa khawatir terhadap potensi bencana.
Pembelian lahan dinilai sebagai solusi terbaik untuk memberikan kepastian hukum dan sosial bagi pemilik rumah, sekaligus mencegah risiko keselamatan di masa mendatang.
Warga juga berharap adanya koordinasi antara PDAM Tirta Pakuan, Pemerintah Kabupaten Bogor, BPBD, serta instansi terkait untuk melakukan kajian teknis ulang dan menentukan solusi terbaik bagi semua pihak.

Mediaistana reporter Maulana

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!