27.6 C
Jakarta
BerandaBertaMangkraknya Pembangunan Posko Karhutla DLH Kutai Barat Menuai Sorotan Publik

Mangkraknya Pembangunan Posko Karhutla DLH Kutai Barat Menuai Sorotan Publik

Media istana.com, Kutai Barat – Pembangunan Gedung Pusat Informasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) atau Posko Lapangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) di kawasan Komplek Perkantoran Bupati Kubar hingga kini belum dapat difungsikan. Proyek yang digadang-gadang menjadi garda terdepan penanganan karhutla tersebut justru mangkrak dan menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Pantauan di lapangan menunjukkan, bangunan yang direncanakan berdiri permanen itu baru sebatas pekerjaan pondasi. Tidak terlihat adanya aktivitas lanjutan, meski masa kontrak proyek telah berakhir pada Desember 2024. Kondisi tersebut menuai kekecewaan warga.

“Sungguh disayangkan. Seharusnya bangunan ini sudah selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat. Tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan,” ujar SND, salah satu warga Kutai Barat, Minggu (1/2/2026).

SND juga menyoroti dugaan telah dicairkannya uang muka proyek yang dinilai tidak sebanding dengan progres pekerjaan di lapangan. “Yang terlihat hanya pondasi. Katanya proyek ini juga diperiksa BPK, tapi hasil pemeriksaannya tidak pernah diketahui publik,” tegasnya.

Pembangunan Posko Karhutla DLH Kubar merupakan kegiatan Tahun Anggaran 2024 dengan nilai pagu sebesar Rp2.793.000.000. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Muda Berkah Utama dengan Nomor Kontrak: 003.0/7651/DLH–PPKLH/VII/2024 dan ditargetkan rampung pada 27 Desember 2024.

Sumber terpercaya menyebutkan, uang muka proyek telah dibayarkan kepada kontraktor. Namun hingga kini, besaran dana yang telah dicairkan tersebut tidak pernah disampaikan secara terbuka kepada publik.

Pada tahun 2025, Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dilaporkan telah melakukan pemeriksaan fisik dan administrasi di lokasi proyek. Meski demikian, belum ada penjelasan resmi kepada masyarakat terkait hasil pemeriksaan maupun tindak lanjut atas mangkraknya pembangunan tersebut.

Mandeknya proyek Posko Karhutla ini tidak hanya memunculkan pertanyaan terkait kinerja pelaksana, tetapi juga menuntut transparansi dan akuntabilitas dari pihak-pihak terkait. Terlebih, proyek ini menyangkut kepentingan strategis dalam perlindungan lingkungan serta keselamatan masyarakat Kutai Barat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak DLH Kutai Barat maupun kontraktor pelaksana terkait penyebab terhentinya proyek dan rencana penyelesaiannya ke depan. Masyarakat Kutai Barat berharap agar pemerintah segera mengambil tindakan dan memberikan klarifikasi atas mangkraknya proyek ini. ( Fondra)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!