Oleh: Muz Latuconsina(KetuaTim Pemekaran)
Sejarah selalu bergerak melalui langkah-langkah kecil yang sarat makna. Hari ini, Buru Kaiely berdiri pada satu titik penting perjalanan itu—selangkah lebih dekat menuju pemekaran, selangkah lebih dekat pada cita-cita yang lama diperam oleh harapan dan doa masyarakatnya.
Pemekaran bukan sekadar garis baru di peta administrasi. Ia adalah ikhtiar menghadirkan keadilan yang lebih dekat, pelayanan yang lebih cepat, serta pengakuan atas identitas dan potensi lokal yang selama ini tumbuh dalam sunyi. Buru Kaiely menyimpan kekayaan alam, budaya, dan sumber daya manusia yang menunggu ruang untuk berkembang secara mandiri dan bermartabat.
Langkah ini lahir dari kesadaran kolektif: bahwa pembangunan harus berpijak pada kedekatan dengan rakyat. Bahwa suara dari pesisir hingga pedalaman layak didengar tanpa jarak yang membentang terlalu jauh. Pemekaran adalah upaya merajut masa depan, di mana tata kelola yang lebih efektif menjadi fondasi kesejahteraan bersama.
Tentu jalan ini tidak tanpa tantangan. Namun sejarah membuktikan, kemajuan selalu dimulai dari keberanian mengambil keputusan. Dengan persatuan, kebijaksanaan, dan komitmen semua pihak, Buru Kaiely dapat melangkah pasti—menjadi wilayah yang mampu mengelola potensi sendiri, menjaga kearifan lokal, dan memberi harapan baru bagi generasi mendatang.
Selangkah ini adalah awal. Awal dari perjalanan panjang menuju daerah yang lebih berdaulat, lebih adil, dan lebih sejahtera. Buru Kaiely tidak hanya menatap masa depan—ia sedang menjemputnya.(Ahmad)