26.7 C
Jakarta
BerandaInfoDiduga Ada Belatung Dalam Menu MBG, SPPG Krangkeng Di Sorot, BGN Tindak...

Diduga Ada Belatung Dalam Menu MBG, SPPG Krangkeng Di Sorot, BGN Tindak Tegas.

Diduga Ada Belatung Dalam Menu MBG, SPPG Krangkeng Di Sorot,
BGN Tindak Tegas.

Indramayu-mediaistana. com
Temuan belatung dalam Menu Makan Bergiji Gratis ( MBG) diduga berasal dari buah jeruk busuk yang di sertakan dalam paket makanan, food tray(wadah makanan)
Selasa, (10/2/2026).

Temuan ini diduga berasal dari salah satu siswa SMAN 1 krangkeng ( sneker) yang mengunggah video dan di bagikan melalui Via Whatsapp.
Dan ini terjadi oleh beberapa siswa yang dalam menu nya terdapat buah jeruk dan salak yang terdapat ulat belatung.

Setelah Media ini mendapatkan informasi, kami mencoba mendatangi pihak Sekolah SMAN 1 krangkeng dan ditemui oleh perwakilan guru dari Staf Tata Usaha ( TU),

“Saya juga kaget pak, mendengar keterangan dari bapak terkait MBG yang ada belatung nya,
Kalaupun iya seharus siswa itu melaporkan pada kami atau kepada wali kelas selaku gurunya.
di tambahkan menurutnya,
dan kami juga
akan melakukan protes terhadap SPPG tersebut, bilamana MBG itu menunya tidak sesuai, apalagi sampai ada belatung nya, “ujarnya.
Sambil melihat video, milik HP awak media ini.

Di sisi lain pihak SPPG yang bertempat di depan koramil desa Srengseng,kecamatan krangkeng,kabupaten indramayu saat di temui mengatakan,

Memang betul SPPG kami mendistribusikan ke SMAN krangkeng dengan
Jumlah siswa yang mendapatkan distribusi MBG, makan Bergiji gratis dari SPPG kami berjumlah 1387 siswa, dengan menu terhitung hari ini selasa 10/2/2026.dengan menu masakan telur rendang, tumis kol, tempe dan satu buah jeruk/Salak,” Ucap Rijal Kepala SPPG Srengseng, dari yayasan Asshobari.

Di tambahkan menurut nya,
“kenapa dari pihak sekolah tidak ada laporan atau pemberitahuan, karena kalau ada pemberitahuan otomatis akan kami ganti, “Pungkas Rijal.

Temuan terkait menu makanan MBG dan yang di Videokan melalui VIA Whatsapp oleh salah satu Siswa dari SMAN 1 Krangkeng yang seolah-olah tidak berani melaporkan hal ini kepada gurunya.

Meskipun belum Viral, kasus ini belum ada respon dari pihak sekolah langsung untuk memanggil pihak penyedia layanan (SPPG) untuk Klarifikasi dan meminta Evaluasi ketat terkait kebersihan serta kualitas bahan pangan.

BGN ‘badan gizi nasional’ harus Evaluasi dan menyoroti pentingnya kebersihan bahan makanan dan menyarankan agar buah yang di sajikan di pastikan dalam kondisi segar, atau di cuci bersih/di proses untuk mencegah kontaminasi.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyajikan makanan bergizi gratis (MBG) dengan belatung dapat dikenai sanksi tegas berupa pemberhentian ahli gizi/pengelola dapur, penghentian operasional sementara untuk evaluasi SOP, hingga teguran keras dari Badan Gizi Nasional.

Tindakan ini dianggap kelalaian serius dalam Standar higienitas pangan.
Berikut adalah rincian sanksi dan tindakan yang diambil:

Pemberhentian Ahli Gizi/Pengelola: SPPG yang terbukti lalai atau mengulangi pelanggaran standar menu dapat memberhentikan personel yang bertanggung jawab.
Penghentian Operasional (Suspensi): Dapur umum atau SPPG, diperintahkan untuk menghentikan sementara operasional untuk evaluasi total dan perbaikan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Evaluasi dan Teguran: Pihak berwenang akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proses penyiapan, pengolahan, dan pengemasan makanan.
Pengembalian/Penolakan Makanan.

Sekolah diwajibkan menolak dan mengembalikan makanan yang tidak layak (termasuk ada belatung) kepada SPPG.
Pihak berwenang, seperti Satgas MBG, menekankan pentingnya kebersihan dan menindak tegas kelalaian yang membahayakan penerima manfaat.

IYONS74

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!