28.1 C
Jakarta
BerandaInfoSinergi Ilmiah dan Industri, Komitmen Nyata Menata Lingkungan di Kali Anhoni oleh...

Sinergi Ilmiah dan Industri, Komitmen Nyata Menata Lingkungan di Kali Anhoni oleh PT. GEB

Editorial Oleh: Drs. Muz Latuconsina, MF

Kolaborasi antara dunia usaha dan perguruan tinggi kembali menemukan momentumnya. Penandatanganan kerja sama antara PT Global Emas Bupolo dan Universitas Pattimura bukan sekadar seremoni institusional, melainkan pernyataan sikap yang tegas: bahwa pembangunan ekonomi dan tanggung jawab lingkungan harus berjalan beriringan.

Berlatar di kampus Universitas Pattimura, Ambon, kesepahaman ini menandai babak penting dalam penanganan tailing di Kali Anhoni, Kabupaten Buru—sebuah isu yang tidak sederhana. Tailing, sebagai sedimen atau limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), menuntut kehati-hatian ekstra. Ia bukan hanya persoalan teknis pertambangan, tetapi juga menyangkut ekosistem sungai, kualitas hidup masyarakat, serta keberlanjutan generasi mendatang.

Dalam konteks itulah kolaborasi ini menemukan urgensinya. PT Global Emas Bupolo menunjukkan kesadaran bahwa praktik pertambangan modern tidak lagi dapat berdiri semata pada kalkulasi produksi dan keuntungan. Ia harus ditopang oleh legitimasi ilmiah, kepatuhan regulasi, serta transparansi publik. Keterlibatan akademisi dari Universitas Pattimura menjadi fondasi penting untuk memastikan setiap tahapan—mulai dari pengangkatan hingga pengelolaan tailing—dilaksanakan secara terukur dan berbasis kajian ilmiah.

Di sisi lain, perguruan tinggi tidak boleh terkurung dalam menara gading. Peran Universitas Pattimura dalam kerja sama ini menegaskan fungsi tridarma yang sesungguhnya: penelitian yang aplikatif, pengabdian yang nyata, serta pendidikan yang kontekstual. Ketika dosen dan mahasiswa turun langsung mengkaji persoalan lingkungan di lapangan, ilmu pengetahuan menemukan relevansinya, dan masyarakat merasakan manfaatnya.

Kabupaten Buru adalah ruang hidup yang menyimpan potensi sekaligus tantangan. Kehadiran industri pertambangan membawa peluang ekonomi, namun juga konsekuensi ekologis. Maka, komitmen terhadap praktik pertambangan yang bertanggung jawab bukan lagi pilihan, melainkan keharusan moral dan hukum. Sinergi ini menjadi pesan bahwa pembangunan tidak boleh meninggalkan jejak kerusakan, melainkan warisan keberlanjutan.

Editorial ini melihat kerja sama tersebut sebagai model kemitraan yang patut diapresiasi dan direplikasi. Ketika sektor industri membuka diri terhadap pengawasan dan pendampingan ilmiah, dan ketika kampus bersedia hadir sebagai mitra kritis sekaligus solutif, maka tata kelola lingkungan memperoleh pijakan yang lebih kokoh.

Penanganan tailing di Kali Anhoni memang pekerjaan teknis. Namun di atas itu semua, ia adalah ujian komitmen: apakah kita sungguh-sungguh menempatkan keselamatan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas. Kolaborasi antara PT Global Emas Bupolo dan Universitas Pattimura memberi harapan bahwa jawabannya adalah ya—bahwa pembangunan dapat dijalankan dengan akal sehat, tanggung jawab, dan visi keberlanjutan yang melampaui kepentingan sesaat.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!