26.8 C
Jakarta
BerandaInfoKepala Desa Batlale Diduga Alihkan Fokus ke Tambang Emas Ilegal, Pemerintahan Desa...

Kepala Desa Batlale Diduga Alihkan Fokus ke Tambang Emas Ilegal, Pemerintahan Desa Terabaikan

Dugaan keterlibatan Kepala Desa Batlale, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru, Agustinus Lehalima, dalam pengelolaan tambang emas ilegal memunculkan keprihatinan serius atas kondisi pemerintahan desa yang terabaikan. Bukannya menjalankan tugas utama sebagai pemimpin, kepala desa diduga lebih sibuk mengurus aktivitas penambangan di areal Walmata, Desa Waenibe, Kecamatan Finelisela, Kabupaten Buru.

Sumber terpercaya wartawan media ini Rabu, (14/2/2026) menyebutkan, Agustinus awalnya melakukan penambangan di daerah Limanpoli, namun setelah ditemukan emas di Walmata, ia bersama salah satu stafnya langsung mengelola lokasi tersebut. Akibatnya, urusan pemerintahan desa Batlale—seperti perbaikan infrastruktur dan pelayanan masyarakat—disebut nyaris terbengkalai.

Warga setempat mengaku frustrasi karena sejumlah program desa, termasuk ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat, tidak berjalan sebagaimana mestinya. Keluhan mereka pun terpendam karena kepala desa jarang hadir di desa dan sulit dihubungi.

  1. Menyikapi kondisi ini, warga meminta pemerintah Kabupaten Buru dan Inspektorat segera memanggil dan memeriksa Agustinus Lehalima atas dugaan kelalaian dan penyalahgunaan wewenang. Upaya konfirmasi melalui telepon seluler ke kepala desa tidak berhasil karena nomor yang bersangkutan tidak aktif hingga berita ini ditayangkan.(Tim)
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!