27.9 C
Jakarta
BerandaInfoOngko Tuya Gelar Buka Puasa Bersama, Menjadi Lentera Kebaikan di Kabupaten Buru

Ongko Tuya Gelar Buka Puasa Bersama, Menjadi Lentera Kebaikan di Kabupaten Buru

Oleh: Muz Latuconsina

Di tengah gemerlap bulan suci Ramadan, Namlea menyimpan cerita tentang kepedulian yang tulus dan ketulusan yang nyata. Pada Sabtu, 21 Februari 2026, sebuah momen hangat terukir di vila kediaman Hong Diyanto Fredy, yang lebih akrab dikenal sebagai Ongko Tuya. Buka puasa bersama yang ia selenggarakan bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi cerminan hidupnya yang penuh empati dan semangat kebersamaan.

Kehadiran berbagai unsur penting di Kabupaten Buru, mulai dari Bupati Buru Ikram Umasugi, SE, wakil bupati Buru, Sudarmo, seluruh unsur Muspida, para pimpinan OPD, pimpinan bank, OKP, hingga tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pemuda, menjadikan suasana semakin hangat. Tausiah menyejukkan hati yang disampaikan Ustaz Muhamat Mukadar semakin memperdalam makna spiritual dari pertemuan ini. Di momen itu, ucapan terima kasih dan doa mengalir untuk Ongko Tuya, atas kepeduliannya yang tak pernah pilih kasih.

Ongko Tuya adalah contoh nyata bahwa kebaikan tidak mengenal batas. Sejak lama, ia konsisten berbagi kepada masyarakat, terutama menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Bantuan yang diberikan tidak melihat status sosial, suku, agama, atau golongan. Baginya, nilai kemanusiaan adalah yang utama, jauh melampaui sekat-sekat perbedaan.

Acara buka puasa di kediamannya bukan sekadar jamuan, tetapi ruang silaturahmi yang menguatkan ikatan antarwarga. Di sana, kebersamaan tumbuh subur, menjadi pengingat bahwa harmoni sosial lahir dari kepedulian yang tulus.

Lebih dari sekadar pengusaha sukses, Ongko Tuya menunjukkan bahwa keberhasilan sejati diukur dari manfaat yang dapat dirasakan orang lain. Kepedulian sosial yang ia tunjukkan menjadi teladan bahwa dunia usaha memiliki peran strategis dalam memperkuat solidaritas dan nilai gotong royong di masyarakat.

Di tengah dinamika sosial yang kadang diwarnai perbedaan, kehadiran Ongko Tuya menjadi lentera yang merangkul semua kalangan. Pesannya jelas: kebersamaan dan berbagi adalah jembatan menuju masyarakat yang damai, harmonis, dan sejahtera.

Semoga semangat Ongko Tuya menjadi inspirasi abadi, bukan hanya saat Ramadan dan Idul Fitri, tetapi dalam setiap langkah kehidupan bermasyarakat. Dari Namlea, kebaikannya menebar cahaya, mengingatkan kita bahwa kepedulian yang tulus adalah kekayaan yang paling berharga.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!