27.8 C
Jakarta
BerandaISTANATepis Tudingan Hadiah Politik, Kebijakan Bupati Garut di PDAM Dinilai Murni Berbasis...

Tepis Tudingan Hadiah Politik, Kebijakan Bupati Garut di PDAM Dinilai Murni Berbasis Kinerja

Garut, mediaistana.com – Menanggapi sorotan tajam mengenai pergantian direksi Perumda Air Minum Tirta Intan Garut yang dituding sebagai “hadiah politik”, sejumlah analis kebijakan publik mulai angkat bicara.

“Langkah berani Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, dalam merombak jajaran direksi justru dinilai sebagai upaya konkret pembenahan layanan publik yang terukur,” ujar Yadi Roqib Jabbar.

Analis Kebijakan Publik, Yadi Roqib Jabbar, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu meragukan komitmen kepemimpinan Bupati Syakur dalam membenahi perusahaan plat merah tersebut.

Menurutnya, rekam jejak ketegasan Bupati sudah teruji saat memberhentikan tiga direksi sebelumnya sebelum masa jabatan berakhir.

“Masyarakat tidak perlu meragukan kepemimpinan Bupati Abdusy Syakur Amin. Ketegasannya dalam mengambil keputusan yang terukur telah terbukti saat beliau memberhentikan tiga direksi Perumda Air Minum Tirta Intan sebelum masa jabatannya berakhir karena alasan kinerja yang tidak tercapai,” ujar Yadi dalam keterangannya. Selasa (17/3/2026).

Yadi menekankan, bahwa standar evaluasi yang ketat tersebut tidak hanya berlaku bagi direksi lama, namun juga menjadi “pedang damocles” bagi jajaran direksi yang baru saja dilantik. Ia menepis anggapan bahwa jabatan tersebut merupakan kompensasi politik pasca-Pilkada.

Rokiib menjelaskan, berikut tiga poin utama yang mendasari penilaian terhadap kebijakan Bupati Garut ;

1. Basis Penilaian Akademis, kebijakan perombakan diklaim murni berdasarkan evaluasi capaian kerja dan indikator kinerja utama (KPI).

2. Konsistensi Reward dan Punishment, jika direksi baru gagal memenuhi target dalam evaluasi mendatang, mekanisme pemberhentian secara hormat diprediksi akan kembali diambil.

3. Independensi Birokrasi, langkah ini menjadi bukti bahwa Bupati mengedepankan profesionalisme di atas kepentingan politik praktis.

Polemik mengenai kualitas layanan PDAM Garut memang tengah menjadi buah bibir. Namun, Yadi menilai konsistensi Bupati dalam melakukan bongkar pasang direksi adalah bentuk tanggung jawab moral kepada pelanggan.

Konsistensi ini penting untuk membuktikan bahwa kebijakan Bupati murni berbasis pada penilaian akademis dan kinerja, bukan atas dasar kepentingan politik, tandasnya.

“Kini, bola panas berada di tangan jajaran direksi baru untuk menjawab keraguan publik dengan perbaikan kualitas distribusi air bersih di Kabupaten Garut dalam waktu dekat,” pungkasnya.

Sumber : (Keterangan Analis Kebijakan Publik, Yadi Roqib Jabbar).

Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD., KD., C.BJ., C.EJ., C.In., C.Par).

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!