28.8 C
Jakarta
BerandaHUKUMMengaku Oknum Polisi, Pria Bersenjata Laras Panjang Resahkan Warga Jakbar

Mengaku Oknum Polisi, Pria Bersenjata Laras Panjang Resahkan Warga Jakbar

MediaIstana | JAKARTA— Seorang pria yang diduga mengaku sebagai anggota kepolisian dilaporkan warga setelah meresahkan pedagang di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Pria tersebut diduga melakukan intimidasi dan meminta sejumlah uang dengan membawa senjata laras panjang, Rabu (25/3) sekitar pukul 12.00 WIB.

Berdasarkan keterangan warga, pelaku mengaku berasal dari Polres dan mendatangi para pedagang untuk meminta uang. Aksi tersebut menimbulkan ketakutan di lingkungan sekitar.

“Dia mengaku anggota polisi dari polres, tapi perilakunya meresahkan. Pedagang dimintai uang,” ujar seorang saksi yang enggan disebutkan namanya.

Keesokan harinya, Kamis (26/3) sekitar pukul 06.00 WIB, pria tersebut kembali muncul di lokasi yang sama. Ia diduga mencoba membuka pintu salah satu warung yang bukan miliknya. Aksi itu menimbulkan kecurigaan warga, namun berhasil digagalkan setelah seorang pria setempat menegurnya.

Peristiwa ini memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Warga mendesak aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus tersebut dan memastikan identitas pelaku.

“Kalau benar itu oknum, Kapolda Metro Jaya harus segera menindak tegas. Jangan sampai mencoreng nama baik institusi,” ujar Rinto SH, praktisi hukum, kepada wartawan, Kamis (26/3).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait insiden tersebut. Masyarakat berharap penanganan cepat dilakukan guna menjaga rasa aman serta kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!