Mediaistana.com | Jakarta – 29 Maret 2026 – Perkembangan handphone (HP) dengan teknologi yang semakin canggih kini menjadi perhatian serius berbagai kalangan. Ketua Umum Muda Berkarya, Irnawati, S.I.Kom, menilai dampak negatif penggunaan HP tanpa pengawasan orang tua sudah berada pada tahap mengkhawatirkan dan menjadi ancaman nyata bagi perkembangan karakter anak.
Menurut Irnawati, saat ini sudah banyak kejadian yang menunjukkan perubahan perilaku anak akibat penggunaan HP yang berlebihan dan tidak terkontrol, baik di lingkungan keluarga maupun di sekolah.
“Sudah banyak kejadian karena handphone. Anak menjadi berani melawan orang tua, tidak patuh terhadap perkataan orang tua, dan di sekolah menjadi malas belajar serta sering mengantuk karena bermain HP sampai larut malam,” ujar Irnawati.
Ia menegaskan kondisi ini tidak boleh dianggap sebagai masalah biasa, karena menyangkut masa depan generasi muda Indonesia. Tanpa pengawasan yang kuat, anak berpotensi kehilangan arah dalam pendidikan maupun pembentukan moral.
“Ini tidak bisa kita biarkan. Orang tua harus berani mengambil sikap untuk mengontrol penggunaan HP pada anak. Jangan sampai anak lebih takut kehilangan HP daripada kehilangan masa depan pendidikannya,” tegasnya.
Irnawati juga menyebut fenomena ini sebagai peringatan keras bagi keluarga Indonesia agar tidak kalah oleh perkembangan teknologi yang semakin pesat.
“Kemajuan teknologi memang tidak bisa kita hindari, tetapi pengawasan orang tua tidak boleh kalah oleh kemajuan zaman. Kalau anak dibiarkan tanpa kontrol, maka yang kita pertaruhkan adalah masa depan mereka sendiri,” tambahnya.
Ia juga mengajak para orang tua untuk mulai menerapkan disiplin penggunaan teknologi di rumah, seperti membatasi jam penggunaan HP, mengawasi konten yang diakses anak, serta memastikan anak tetap memiliki waktu belajar, beribadah, dan istirahat yang cukup.
“Perhatian orang tua adalah benteng utama. Jangan sampai kita menyesal ketika anak sudah kehilangan arah karena kurangnya pengawasan sejak dini,” tutup Irnawati, S.I.Kom, Ketua Umum Muda Berkarya.
(Redaksi Mediaistana.com)