25.7 C
Jakarta
BerandaInfoIPAL MBG SPPG Desa Jayawinangun Dibuang Ke Irigasi, Menuai Sorotan Publik

IPAL MBG SPPG Desa Jayawinangun Dibuang Ke Irigasi, Menuai Sorotan Publik

IPAL MBG SPPG Jayawinangun Dibuang Ke Irigasi, Menjadi Sorotan Warga

Indramayu-mediaistana.com
Keberadaan Dapur Makanan Bergizi (MBG) yang beralamat di Desa Jayawinangun, kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kini menuai sorotan tajam. Pasalnya, dapur yang seharusnya menjadi sumber makanan sehat tersebut, justru diduga membuang limbah cair langsung ke saluran irigasi pemukiman warga.

Padahal, sesuai aturan lingkungan, setiap dapur produksi makanan Skala besar wajib memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) agar limbah yang dihasilkan tidak mencemari lingkungan dan tetap aman bagi masyarakat sekitar.

Berdasarkan pantauan langsung Media Istana.com pada Rabu, (1/04/2026), kondisi di lokasi justru sangat mengejutkan. Limbah cair terlihat menumpuk penuh di tanpa mengalir kehulu sehingga mengendap di saluran milik warga sekitar.

Situasi tersebut memicu keresahan masyarakat karena bau menyengat yang sangat mengganggu serta dikhawatirkan dapat mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan warga.

Salah seorang warga sekitar yang bernama wasim, mengaku menyesalkan dengan kondisi tersebut.

“ Limbahnya jelas terlihat di buang ke saluran irigasi depan rumah warga sekitar, bahkan sampai mengalir kesawah warga dan baunya sangat menyengat,” ungkapnya dengan nada kesal.

Tim media kemudian mencoba melakukan klarifikasi langsung kepada pihak dapur dan berhasil bertemu dengan Security namun jawaban yang diterima justru semakin mengejutkan.

Saat ditanya mengenai keberadaan IPAL, pihak Security menunjukkan ke saluran irigasi umum, instalasi pengolahan limbah belum tersedia, padahal dapur tersebut sudah lama beroperasi.

Temuan ini tentu menimbulkan pertanyaan besar terkait legalitas operasional serta pengawasan dari instansi terkait.

Atas temuan tersebut, Tim Media akan segera meminta klarifikasi resmi kepada kepala dapur dan kepala SPPG, terutama terkait perizinan, standar sanitasi, serta pengelolaan limbah dari dapur MBG tersebut.

“karyawan dan kepala SPPG lagi rapat mas di atas mityng zoom, “katanya.
Namun rapat yang ditunggu sampai jam 12 siang belum juga kunjung usai, sehingga kami balik kanan, diduga apa yang sudah di sampai kan oleh security dengan adanya kami, pihak SPPG tersebut di duga menghindar.

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius pemerintah daerah, karena jangan sampai program penyediaan makanan bergizi justru berubah menjadi sumber pencemaran lingkungan dan ancaman kesehatan bagi masyarakat.

“Jika pengelolaan IPAL tidak sesuai standar, dampaknya bisa dirasakan oleh masyarakat sekitar. Karena itu, pengawasan dari intansi berwenang menjadi sangat penting, ” Kata wasim.

Ia pun meminta pemerintah daerah melalui instansi teknis terkait segera melakukan pemeriksaan dan Verifikasi lapangan.

Langkah tersebut di perlukan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan serta menentukan tindak lanjut apabila ditemukan adanya ketidaksuaian.

Hingga berita ini diturunkan, kepala SPPG desa Jayawinangun dan lingkungan hidup dalam yayasan Bina Insani Ceria
Belum bisa di temui.

IYONS74

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!