Mediaistana.com || Kabupaten Bogor, Jabar
Harga buah-buahan segar di kawasan Kota Wisata, tepatnya di Jalan Canadian Broadway, Kabupaten Bogor, mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai sekitar 70 persen dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan ini dikeluhkan oleh para pedagang maupun konsumen yang merasakan dampaknya secara langsung. Senin, 13/04/2026.
Salah satu pengusaha buah di kios setempat mengungkapkan bahwa kenaikan harga terjadi pada berbagai jenis buah, mulai dari apel, jeruk, hingga anggur. Menurutnya, kondisi ini dipengaruhi oleh distribusi pasokan yang tidak stabil serta meningkatnya biaya operasional.
“Sekarang hampir semua buah naik, bahkan bisa sampai 70 persen. Konsumen juga jadi lebih selektif dalam membeli,” ujarnya saat ditemui di kiosnya.
Tak hanya harga buah, pedagang juga mengeluhkan kenaikan harga kantong plastik yang turut membebani biaya usaha. Kenaikan ini dinilai cukup signifikan karena plastik menjadi kebutuhan utama dalam melayani pembeli.
“Kantong plastik juga naik harganya, jadi menambah beban kami sebagai pedagang,” tambahnya.
Akibat kondisi ini, sejumlah pedagang terpaksa menyesuaikan harga jual agar tetap bisa menutupi biaya operasional, meskipun berisiko menurunkan daya beli masyarakat. Di sisi lain, konsumen berharap harga buah dapat segera stabil agar tetap terjangkau.
Para pedagang berharap adanya solusi dari pemerintah terkait stabilisasi harga, baik dari sisi distribusi buah maupun pengendalian harga bahan pendukung seperti plastik, sehingga aktivitas jual beli dapat kembali normal.