28.2 C
Jakarta
BerandaBerita“Dari Mimbar Lansia ke Panggung Dunia: Megawati Ingatkan Pancasila Jangan Jadi Sekadar...

“Dari Mimbar Lansia ke Panggung Dunia: Megawati Ingatkan Pancasila Jangan Jadi Sekadar Slogan”

Jakarta, Mediaistana.com – Suasana hangat dan penuh makna mewarnai sebuah forum kebangsaan yang digelar di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa (21/4/2026), Bukan sekadar diskusi biasa, kegiatan yang diinisiasi kalangan lanjut usia ini justru menjelma menjadi ruang refleksi mendalam tentang arah bangsa di tengah derasnya arus globalisasi.

Mengangkat tema “Pancasila, Kebangsaan, Keragaman, dan Globalisasi”, forum yang digelar oleh komunitas lansia Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Paulus Menteng ini menghadirkan Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, sebagai pembicara utama, Kehadirannya menjadi magnet tersendiri sekaligus penguat pesan kebangsaan yang disampaikan lintas generasi.

Dalam pemaparannya, Megawati menyoroti kecenderungan sebagian masyarakat yang mulai memaknai Pancasila sebatas simbol dan hafalan, Ia menegaskan, nilai-nilai dasar bangsa tersebut harus hadir dalam tindakan nyata, bukan berhenti sebagai retorika,
“Kalau Pancasila hanya diucapkan tanpa dijalankan, maka kita sedang kehilangan jati diri sebagai bangsa,” ujarnya dengan nada tegas.

Ia juga mengingatkan pentingnya ketahanan budaya di tengah keterbukaan global, Menurutnya, generasi muda boleh belajar dan berkembang di kancah internasional, namun tetap harus berakar kuat pada identitas nasional,Di sisi lain, peran keluarga kembali ditekankan sebagai benteng utama dalam membangun karakter bangsa.

Megawati secara khusus menyoroti posisi ibu sebagai figur sentral dalam menanamkan nilai kebangsaan sejak dini,Tak hanya berbicara soal ideologi, ia turut menyinggung tantangan global seperti dinamika ekonomi hingga ancaman sosial, termasuk penyalahgunaan narkotika, yang dinilai membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, Ketua Pelayanan Kategorial Persekutuan Kaum Lanjut Usia (PKLU), Timbul Thomas Lubis, menekankan bahwa semangat kebersamaan menjadi inti dari kegiatan ini, Menariknya para peserta memilih mengenakan busana Nusantara sebagai simbol nyata penghormatan terhadap keberagaman,
“Persatuan itu tidak cukup hanya dibicarakan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan keseharian,” katanya.

Ketua Majelis Jemaat GPIB Paulus Menteng, Pdt. Johny Alexander Lontoh, turut menilai bahwa forum ini menjadi pengingat kuat bahwa Pancasila tetap relevan sebagai solusi atas berbagai persoalan bangsa,Menurutnya, di tengah perubahan zaman yang tak terelakkan, nilai-nilai dasar bangsa harus tetap menjadi kompas utama.

Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari para peserta yang mayoritas merupakan kalangan lanjut usia, Namun justru dari kelompok inilah muncul energi besar dalam menjaga ingatan kolektif bangsa,Lebih dari sekadar kegiatan keagamaan, forum ini menunjukkan bahwa peran lansia tidak pernah usang, Mereka tetap menjadi penjaga nilai, penghubung generasi, sekaligus pengingat bahwa Indonesia berdiri di atas fondasi yang tidak boleh dilupakan.

Momentum ini pun diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas generasi, sekaligus menghidupkan kembali semangat Pancasila sebagai pijakan utama menghadapi tantangan global yang kian kompleks.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!