Garut, Mediaistana.com – Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertanian Wilayah VI, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Bagendit, bersama Kepala Desa Bagendit melaksanakan pembinaan dan penguatan kelembagaan kelompok petani Cibunuang, bertempat di Masjid Al-Ikhlas Kp. Cibunuang, Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Jum’at (22/05/2026).
“Kegiatan tersebut berdasarkan surat Nomor : 005/27/UPT-Wil.VI/V/2026/yang dikeluarkan oleh Kepala UPT Pertanian Wilayah VI Penyuluh Pertanian Lapangan, Kecamatan Banyuresmi Desa Bagendit”

Kepala Desa Bagendit Endang Omardani, S.E., dalam sambutannya mengatakan, keberadaan dan keaktifan kelompok tani sangat penting dalam penyerapan program pemerintah, karena kelompok Tani merupakan ujung tombak dilapangan.
“Kedepan, dengan adanya pembaina dan perubahan restrukturisasi kelompok tani, diharapkan dapat bersinergi dan berkarjasama dengan anggota tani Kp. Cibunuang dan Kp.Ciseupan,” ujarnya.
Ditempat yang sama Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertanian Wilayah VI, Endra Haryawan, S.T.P., mengatakan dalam pelaksanaan pembinaan sekaligus pembentukan pengurus baru kelompok tani Cibunuang diharapkan kelompoknya bisa lebih hidup.

“Kita ketahui bersama, bahwa dinamika kelompok tani memang sangat ditentukan oleh keaktifan dari pengurus kelompok. Pengurus Kelompok Tani harus memiliki sarana komunikasi (HP) yang aktif, karena diera digital ini, sarana komunikasi sangat diperlukan dalam penyampaian berbagai informasi,” tandasnya.
Sementara, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Banyuresmi Desa Bagendit Hari Hardiansyah, S.P., mengucapkan terimakasih kepada Ketua kelompok Tani dan jajarannya Periode (2014-2026) yang telah mengabdi selama 12 th, semoga Allah Subhana Wata’ala membalas semua kebaikannya.

“Periode (2014-2026) Ketua Ustad Suherman, Sekretaris Anton Mohammad Tantowi (Alm), dan Bendahara Hj. Euis Masitoh. Sementara untuk periode (2026-2032) Ketua Rodiat, Sekertaris Apong Kustini, dan Bendahara Tating,” tuturnya.
Lanjut Hari Hardiansyah, S.P., menjelaskan wilayah kelompok tani (Cibunuang – Ciseupan) sesuai peta satelit memiliki luas lahan pertanian (25 Hektar). Sesuai peraturan untuk bisa dua kelompok minimal setiap wilayah memiliki luas lahan (15 Hektar), sementara ini kedua kampung tersebut masih satu kelompok tani. Pungkasnya.
Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD., KD., C.BJ., C.EJ., C.In., C.Par).