Pembunuhan Seorang Wanita Muda Di Jl Raya Soleh Iskandar tanah sareal kota Bogor Si Pelaku Sangat Biadab
Polresta -mediaistana.com
Berikut adalah rangkuman lengkap dan jelas berdasarkan pernyataan resmi Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Rio, dalam konferensi pers yang digelar Senin (25 Mei 2026) di Aula Polresta Bogor Kota, didampingi oleh pejabat Satreskrim Polda Jabar, Kasatreskrim Polresta Bogor Kota, dan tim Humas:
Laporan Lengkap Kasus Pembunuhan di Jl. K.H. Sholeh Iskandar
1. Latar Belakang & Hubungan Pelaku-Korban
Pelaku (MF, 26 tahun) dan korban (AA, 25 tahun) ternyata saling mengenal dan pernah bersekolah di SMA yang sama. Setelah lulus, keduanya tidak lagi berkomunikasi dalam waktu yang cukup lama. Hubungan kembali terjalin saat pelaku menghubungi korban lewat media sosial dan mengajak bertemu.
2. Pemicu Utama & Motif Pembunuhan
Saat pertemuan pertama itu, terjadi percakapan yang menjadi awal bencana:
Korban: “Orang tua kamu di mana?”
Pelaku: “Aku sudah tidak punya orang tua”
Korban: “Kasihan amat, tidak punya orang tua”
Kalimat tersebut sangat menyakiti hati pelaku yang merupakan anak yatim piatu. Sejak saat itu, timbul rasa dendam dan pelaku sudah berniat serta merencanakan untuk membunuh korban.
3. Kronologi Kejadian
– Pelaku kembali mendekati korban seolah-olah tidak ada masalah, sehingga korban sama sekali tidak curiga.
– Pelaku mengajak korban berkeliling menggunakan mobil milik korban menuju kawasan Pakansari.
– Di dalam mobil, pelaku bertindak: ia mencekik korban menggunakan dasi yang sudah disiapkan sebelumnya, hingga korban pingsan dan meninggal dunia.
– Setelah diyakini tewas, pelaku membawa jenazah korban ke atas jalan tol di kawasan Tanahsareal, lalu membuangnya ke jalan raya di bawahnya (Jl. K.H. Sholeh Iskandar).
4. Proses Hukum & Pengembangan Kasus
Kapolresta Bogor Kota menegaskan bahwa pelaku akan dikenakan pasal berlapis dan diancam dengan hukuman seberat-beratnya atas perbuatannya. Pihak kepolisian juga menyatakan akan terus mengembangkan kasus ini untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian terungkap sepenuhnya.
Seperti yang disampaikan sebelumnya, pelaku sudah berhasil ditangkap tim gabungan kurang dari 24 jam setelah kejadian, saat mobil yang dikendarainya terguling di akses Tol Cisumdawu saat berusaha melarikan diri.Â
(Mediaistana reporter Maulana)