BerandaInfoMasyarakat Pengguna Jalan Poros Nosu–Pana Soroti Kinerja Pemerintah Daerah

Masyarakat Pengguna Jalan Poros Nosu–Pana Soroti Kinerja Pemerintah Daerah

Mamasa, Mediaistana.com– Kondisi Jalan Poros Nosu–Pana yang semakin memprihatinkan kembali menjadi sorotan masyarakat. Jalan yang menjadi akses utama penghubung wilayah Nosu dan Pana tersebut dinilai sangat meresahkan warga, khususnya para pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di jalur tersebut.

Masyarakat menilai bahwa jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian dan aktivitas masyarakat di wilayah Nosu dan Pana. Selain menjadi jalur utama mobilitas warga, jalan ini juga menjadi akses penting bagi para pedagang yang membawa hasil pertanian dan kebutuhan pokok menuju Pasar Pana maupun Pasar Lakta yang berada di Desa Mamullu, Kecamatan Pana, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat.

“Kami berharap pemerintah benar-benar memberikan perhatian serius terhadap kondisi Jalan Poros Nosu–Pana ini. Jalan ini adalah akses utama masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari dan mendukung roda perekonomian masyarakat di daerah ini,” ungkap salah seorang warga kepada awak media.

Masyarakat pengguna jalan menyampaikan bahwa harapan terbesar mereka saat ini tertuju kepada Pemerintah Kabupaten Mamasa, khususnya kepada Bupati Mamasa agar segera mengambil langkah nyata melalui penanganan tanggap darurat terhadap ruas jalan yang mengalami kerusakan parah tersebut melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mamasa.

Menurut warga, penanganan darurat sangat diperlukan mengingat sejumlah titik jalan telah mengalami kerusakan yang cukup berat sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan serta menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami meminta pemerintah daerah segera bertindak. Penanganan sementara atau tanggap darurat sangat dibutuhkan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan lancar,” tegas warga.

Warga juga mempertanyakan keberadaan berbagai peralatan berat milik pemerintah daerah seperti excavator, mobil tongkang, dan alat pendukung lainnya apabila tidak dimanfaatkan untuk membantu penanganan kerusakan jalan yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.

“Apalah gunanya alat berat yang dimiliki pemerintah jika untuk melakukan pembenahan tanggap darurat pada jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat saja tidak dapat dimanfaatkan,” ujar warga.

Lebih lanjut, masyarakat menegaskan bahwa apabila dalam waktu satu bulan ke depan tidak ada tanggapan ataupun langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Mamasa terhadap aspirasi yang disampaikan melalui media ini, maka masyarakat berencana melakukan aksi demonstrasi secara langsung di Kantor Bupati Mamasa sebagai bentuk penyampaian aspirasi dan tuntutan mereka.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil tindakan nyata demi keselamatan pengguna jalan serta kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Nosu dan Pana yang selama ini sangat bergantung pada akses Jalan Poros Nosu–Pana.

(Nurdin)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!