mediaistana.com||Sidoarjo – Komitmen mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari barang-barang terlarang terus diperkuat oleh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya. Melalui personel Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR), razia dan penggeledahan kamar hunian warga binaan kembali dilaksanakan sebagai bagian dari langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan personel sebelum petugas menyisir setiap blok dan kamar hunian. Pemeriksaan dilakukan secara teliti terhadap seluruh area kamar dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dan sesuai standar operasional. Dalam razia tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam kamar hunian. Seluruh barang hasil temuan kemudian didata, diinventarisasi, dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, menegaskan bahwa razia rutin merupakan bentuk komitmen institusi dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung program Zero Halinar (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba).
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi keberadaan barang-barang terlarang di dalam rutan. Razia dilakukan secara rutin dan berkelanjutan sebagai langkah deteksi dini untuk memastikan lingkungan Rutan Kelas I Surabaya tetap aman, tertib, dan kondusif. Keamanan merupakan fondasi utama keberhasilan seluruh program pembinaan warga binaan,” tegas Tristiantoro.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Medaeng, Hengki Giantoro, mengatakan bahwa pengawasan akan terus diperketat melalui pemeriksaan rutin maupun insidental.
“Seluruh personel kami selalu siaga dalam melakukan pengawasan. Setiap hasil temuan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat sistem pengamanan sehingga potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini. Kami akan terus meningkatkan disiplin dan kewaspadaan demi menciptakan lingkungan rutan yang bersih, aman, dan kondusif,” ujar Hengki.
Melalui razia yang dilakukan secara konsisten, Rutan Kelas I Surabaya terus menunjukkan keseriusannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus memperkuat integritas petugas serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal.(red)