BerandaBeritaMusyawarah Cabang Ke-1 Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kabupaten Purworejo

Musyawarah Cabang Ke-1 Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kabupaten Purworejo

PURWOREJO || Mediaistana.com – Setelah melalui proses panjang sejak 2021, Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kabupaten Purworejo akhirnya resmi memiliki kepengurusan definitif. Hal itu ditandai dengan terselenggaranya Musyawarah Cabang ke-1 PII Kabupaten Purworejo di Rumah Makan Pringsewu, Sabtu, 25 Juli 2026.

Dengan mengusung tema “Peningkatan Kompetensi, Martabat dan Keahlian Profesional Berprinsip Etika Profesi Keinsinyuran”, PII Purworejo berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan.

Dalam Muscab tersebut, Dr. Ir. Drs. Heru Budi Utomo, M.M., CIPM., IPM. ASEAN dipercaya sebagai Ketua PII Kabupaten Purworejo periode 2026-2029.

“Alhamdulillah kami diberi amanat sebagai Ketua Pengurus Cabang PII Kabupaten Purworejo. Ini adalah amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran dan PP Nomor 25 Tahun 2019,” ujar Heru

Menurutnya, keberadaan PII sangat krusial. Sebab setiap praktik keinsinyuran wajib memiliki Surat Tanda Registrasi Insinyur. Cakupan bidangnya pun sangat luas, mulai dari sipil, elektrikal, mekanikal, lingkungan, kebumian, kimia, industri, hingga pertanian.

“Kami berharap ke depan dapat berjalan dengan dukungan semua pihak. PII tidak akan mampu berjalan sendiri,” tegasnya.

Heru juga mengapresiasi dukungan dari Pemkab Purworejo yang diinisiasi oleh Ir. Suranto, S.T., S.Sos.,M.PA.* yang kini dipercaya sebagai Wakil Ketua, serta dukungan dari Direktur PDAM Irmawan dan para insinyur lainnya.

PII Purworejo saat ini telah memiliki 29 anggota aktif ber-KTA 2026 dengan domisili Purworejo. Dari jumlah peserta muscab yang hadir mencapai 26 orang, Heru menyebut kuorum telah terpenuhi.

Beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Purworejo yang sudah berstatus insinyur juga hadir sebagai peninjau, di antaranya Wiramanto dari PUPR SDA dan Sigit Kepala Lab Konstruksi PUPR

“Kami sangat berharap beliau-beliau menjadi ujung tombak dan memberikan kontribusi, karena sangat berpotensi,” imbuhnya.

Susunan pengurus inti lainnya adalah Ir. Agung Nusantoro, S.T., M.T. sebagai Sekretaris yang juga Kaprodi Teknik Sipil UMP, dan Ir. Adjie Nur Hidajat, S.T., M.T. dari Dinas Lingkungan Hidup sebagai Bendahara.

Ir. Hermawan Wahyu Utomo, S.T., M.Si, selaku Ketua Komite Energi dan Kebumian PII Purworejo menegaskan, hadirnya PII diharapkan dapat “mewarnai” pembangunan di Purworejo.

“Dimanapun, pembangunan tanpa disertai dasar-dasar teknik sipil dan teknik umum akan banyak menimbulkan masalah. Terutama temuan-temuan dari APH. Dengan adanya PII ini, kami berharap pembangunan Purworejo aman, berkesinambungan, dan tidak ada permasalahan di bidangnya,” jelas Hermawan.

Ia menambahkan, PII juga bertugas menghimpun para insinyur untuk merancang perencanaan agar Purworejo tidak tertinggal dari kabupaten lain. Termasuk dalam mengantisipasi isu lingkungan dan bencana seperti _megathrust_.

“Dari PDAM dan bidang energi-kebumian, kami ingin Purworejo lebih siap menghadapi tantangan ke depan,” pungkasnya.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!