T. REX Disdukcapil Garut, Respons Cepat Kepentingan Administrasi Masyarakat di Rumah Sakit

Garut, Mediaistana.com – Tim Reaksi Cepat (T. REX) Disdukcapil Kabupaten Garut, respons cepat melakukan perekaman e-KTP dan pembuatan Kartu Keluarga pasien yang sedang dirawat di RSUD dr Selamat Garut, dan Rumah Sakit TNI AD, Senin (10/08/2026).

Pada kesempatan ini, Tim Reaksi Cepat (T REX) Disdukcapil Kabupaten Garut, dipimpin langsung oleh Aris Gristianto, S.E, didampingi Ferry Muharam, A.Md. Kom, Sigit Pratama, S.I.P., M.M.

Menurut Komandan Regu T REX, Aris Gristianto, S.E, hari ini ada tiga (3) pasien yang dilakukan perekaman secara langsung dirumah sakit, sesuai laporan dari pihak Rumah Sakit maupun dari pihak keluarga.

“Tim reaksi cepat (T.RX), sudah ada dalam program Dinas Kependudukan Catatan Sipil. Khusus warga yang sedang dirawat, apabila orang tersebut belum memiliki KTP, kami siap membantu, dan tanggap, untuk melayani aduan masyarakat,” ujar Aris Gristianto, S.E. kepada Wartawan, dihalaman IGD RSUD dr Selamat Garut, Pukul (16, 45 WIB), yang langsung menuju RS Guntur.

Lanjut Aris Gristianto menjelaskan, setiap warga Indonesia wajib memiliki identitas kependudukan, tetapi dimasyarakat ada juga yang mengabaikan dengan berbagai alasan. Meskipun seperti itu, kami harus bisa melaksanakan dan melayani masyarakat hingga selesai, tandasnya.

Orang Tua Endang Saepudin merima KTP, program T. REX Disduk Capil Kabupaten Garut.

“Sesuai arahan pimpinan, pada hari Senin tiga pasien yang sedang ditangani, Alhamdulillah semua telah selesai baik perekaman e-KTP dan pencetakan KK, telah diserahkan kepada keluarganya” pungkasnya.

Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD., KD., C.BJ., C.EJ., C.In., C.Par).

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!