Azhar Dorong Penguatan Kebijakan dan Anggaran untuk Pemulihan Pesisir Aceh Timur

Azhar Dorong Penguatan Kebijakan dan Anggaran untuk Pemulihan Pesisir Aceh Timur

 

ACEH TIMUR —Mediaistana.com

Wakil Pimpinan DPRK Aceh Timur, Azhar, mendorong penguatan kebijakan dan penganggaran yang berkelanjutan untuk mempercepat pemulihan masyarakat pesisir pascabencana.

 

Hal itu disampaikan Azhar saat menjadi pemateri dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diselenggarakan Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketangguhan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana hidrometeorologi.

 

Dalam pemaparannya, Azhar menegaskan bahwa pemulihan wilayah pesisir tidak cukup hanya mengandalkan bantuan darurat. Menurutnya, diperlukan kebijakan pemerintah yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.

 

“Pemulihan masyarakat pesisir harus menjadi perhatian bersama. Tidak hanya berbicara tentang bantuan setelah bencana, tetapi bagaimana pemerintah menyiapkan kebijakan dan anggaran yang tepat untuk membangun kembali kehidupan masyarakat agar lebih kuat dan siap menghadapi bencana,” ujar Azhar.

 

Ia mengatakan DPRK memiliki peran penting dalam mendorong agar kebutuhan masyarakat pesisir menjadi bagian dari perencanaan pembangunan dan penganggaran daerah.

 

Menurut Azhar, program pemulihan harus disusun berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan serta melibatkan masyarakat sebagai bagian dari proses pembangunan.

 

Azhar juga mengapresiasi kegiatan PkM Poltekpel Malahayati yang melibatkan unsur akademisi, pemerintah, masyarakat, pemuda, serta berbagai pihak terkait.

 

Ia menilai kolaborasi lintas sektor sangat penting karena persoalan pesisir tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, masyarakat, dunia usaha, relawan, dan pemuda diperlukan untuk membangun ketangguhan masyarakat secara berkelanjutan.

 

“Pendidikan dan pemberdayaan masyarakat menjadi bagian penting dari upaya membangun ketangguhan. Kita ingin masyarakat tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi menjadi pelaku utama dalam proses pemulihan dan pembangunan wilayahnya,” katanya.

 

Azhar berharap hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam menyusun program yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat pesisir, khususnya dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi.

 

Sementara itu, kegiatan PkM Poltekpel Malahayati diharapkan dapat memperkuat edukasi, kapasitas, dan kesiapsiagaan masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung pemulihan serta pembangunan daerah.

 

“Pemulihan pesisir harus kita kawal bersama, mulai dari kebijakan, penganggaran, sampai pelaksanaannya di lapangan. Tujuan akhirnya adalah masyarakat yang lebih tangguh, mandiri, dan siap menghadapi bencana,” tutup Azhar.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!