Imam Safe’i M.Pd: Seragam dan Buku Gratis Bantu Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa SMP Negeri 1 Sekincau
Jakarta MEDIA ISTANA,SEKincau, Lampung Barat — Program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lampung Barat berupa pembagian seragam sekolah dan buku tulis gratis kembali dirasakan manfaatnya oleh para peserta didik. Kali ini, pembagian bantuan dilaksanakan di halaman SMP Negeri 1 Sekincau, Kelurahan Sekincau, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat, Lampung.
Program tersebut menyasar peserta didik jenjang SD/MI hingga SMP/MTs. Khusus di SMP Negeri 1 Sekincau, para siswa menerima bantuan tiga stel seragam sekolah gratis sekaligus perlengkapan buku tulis.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para siswa maupun wali murid. Bantuan seragam dan perlengkapan sekolah dinilai tidak hanya membantu meringankan beban kebutuhan pendidikan keluarga, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap rasa percaya diri peserta didik dalam mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
Kepala SMP Negeri 1 Sekincau, Imam Safe’i, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terlaksananya program tersebut. Menurutnya, bantuan seragam dan buku gratis merupakan bentuk perhatian yang sangat dirasakan manfaatnya oleh siswa dan orang tua.
“Alhamdulillah, program pembagian seragam dan buku gratis ini sangat membantu para orang tua dan peserta didik. Dengan mendapatkan tiga stel seragam, kebutuhan anak-anak untuk bersekolah menjadi lebih terbantu,” ujar Imam Safe’i saat ditemui di sela kegiatan.
Ia menambahkan, salah satu manfaat penting dari program tersebut adalah membantu menciptakan rasa percaya diri yang lebih merata di antara para siswa. Dengan adanya seragam yang layak dan seragam bagi seluruh peserta didik, diharapkan tidak ada lagi anak yang merasa minder karena keterbatasan perlengkapan sekolah.
“Para wali murid menyampaikan bahwa mereka merasa sangat terbantu. Kami berharap tidak ada lagi anak-anak yang merasa minder atau berbeda karena persoalan seragam. Mereka bisa belajar dengan nyaman, percaya diri dan memiliki semangat yang sama dengan teman-temannya,” ungkapnya.
Menurut Imam, pendidikan bukan hanya berkaitan dengan proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga bagaimana menciptakan lingkungan sekolah yang membuat setiap anak merasa dihargai, nyaman dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
Karena itu, ia menilai bantuan perlengkapan sekolah seperti seragam dan buku tulis memiliki arti penting bagi keberlangsungan pendidikan peserta didik, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka selama mengikuti proses pembelajaran.
Imam Safe’i juga berharap program tersebut dapat terus dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya dengan cakupan dan kualitas yang semakin baik.
“Kami berharap program ini bisa terus dilanjutkan dan ditingkatkan lagi, baik dari sisi jumlah maupun bentuk programnya. Kalau memungkinkan, ke depan dapat dikembangkan dengan program-program lain yang juga menyentuh kebutuhan peserta didik dan mendukung kemajuan pendidikan,” harapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pihak sekolah menyambut baik setiap program yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak mereka.
Sementara itu, antusiasme terlihat dari para siswa yang menerima bantuan. Seragam baru dan buku tulis yang diberikan diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi peserta didik untuk semakin rajin belajar, menjaga kedisiplinan serta meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik.
Program pembagian seragam dan buku gratis tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses pendidikan yang lebih merata. Dengan terpenuhinya kebutuhan perlengkapan sekolah, para siswa diharapkan dapat menjalani aktivitas belajar dengan lebih nyaman, percaya diri dan penuh semangat.
Dengan demikian, bantuan tiga stel seragam sekolah dan buku tulis gratis bukan sekadar bantuan perlengkapan pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesetaraan, mengurangi rasa minder di kalangan peserta didik, serta mendorong tumbuhnya semangat belajar dan prestasi siswa di SMP Negeri 1 Sekincau.
HAMDAN ❤️