DPRD BUNGO PERTANYAKAN PEMBATALAN SERAGAM GRATIS, ANGGARAN Rp3 MILIAR DINYATAKAN MASIH TERSEDIA  

Bungo, Mediaistana.com, 26 September 2026 Persoalan pembatalan program pembagian seragam sekolah gratis yang digagas Bupati Bungo kini memunculkan kejelasan baru. DPRD Kabupaten Bungo secara resmi mempertanyakan surat yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang ditandatangani Kepala Dinas Analukita, yang menyatakan program tersebut dihentikan untuk tahun anggaran 2026.

 

Keputusan ini menjadi sorotan tajam karena program seragam gratis merupakan salah satu prioritas Bupati H. Dedy Putra, S.H., M.Kn., yang dinilai sangat membantu meringankan beban ribuan keluarga, khususnya warga kurang mampu di seluruh penjuru Kabupaten Bungo. Padahal, anggaran sebesar Rp3 miliar telah disepakati dan masuk dalam APBD 2026.

Dalam keterangannya di hadapan DPRD, Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Donny Iskandar, menegaskan bahwa pembatalan ini tidak pernah dibahas dalam forum TAPD maupun disepakati bersama. Berdasarkan data penganggaran yang sah, anggaran program tersebut masih tercantum dan belum dinyatakan batal, Akan kami usut permasalahan ini kepada dinas terkait,” tegas Sekda.

 

Pihak Pemerintah Kabupaten Bungo akan segera memanggil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk meminta penjelasan resmi mengenai dasar serta alasan diterbitkannya surat pembatalan tersebut tanpa koordinasi terlebih dahulu.

 

DPRD Kabupaten Bungo menegaskan masih menunggu jawaban tertulis dari Pemkab Bungo terkait kepastian pelaksanaan program ini. Hal ini penting karena menyangkut anggaran yang telah disetujui bersama, serta hak ribuan anak sekolah yang telah menantikan program ini. Jika benar program tidak dilaksanakan, harus ada dasar hukum yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada masyarakat.

 

Masyarakat berhak mengetahui ke mana arah kebijakan ini: apakah program tetap berjalan sebagaimana mestinya, atau ada alasan kuat yang mengubah rencana tersebut. Anak-anak sekolah dan orang tua tidak boleh menjadi pihak yang paling dirugikan dalam ketidakjelasan ini.

 

Situasi masih dalam proses klarifikasi, dan seluruh warga Kabupaten Bungo kini menantikan keputusan yang tegas, jujur, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

(Maskur)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!