FKDMI Jakarta Barat Menggelar Aksi Finalis Festival Dai Muda Tahun 2026

MEDIA ISTANA.COM

Jakarta Barat : Sebanyak 20 finalis mengikuti audisi Dai-Daiah Muda tingkat Kota Administrasi Jakarta Barat 2026 di Aula Masjid As-Sahara, Kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Barat. Kamis (15/10/2026).

Mewakili Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Abdurrahman Anwar, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Menurutnya, audisi ini bukan sekadar kompetisi ceramah, tetapi juga menjadi sarana pembinaan generasi muda Islam agar mampu menyebarkan nilai-nilai agama yang toleran dan membawa kedamaian.

“Di era digital dan arus informasi yang cepat, tantangan generasi muda semakin kompleks. Oleh karena itu, dibutuhkan dai dan daiah muda yang cerdas, berakhlak mulia, serta memiliki pemahaman agama yang baik,” ujarnya.

Ia berpesan agar para finalis menampilkan kemampuan terbaik dengan jujur dan tulus. Menurutnya, dakwah yang berkesan tidak hanya disampaikan melalui kata-kata indah, tetapi juga melalui keteladanan dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

“Tampilkan kemampuan terbaik dengan penuh kejujuran dan ketulusan. Ingatlah dakwah yang berkesan disampaikan bukan hanya yang disampaikan pada kata-kata yang indah, tapi dakwah yang mencerminkan, keteladanan dan prilaku dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Dai Muda Indonesia (FKDMI) Jakarta Barat, Novi Nurwanto, mengatakan kegiatan ini bertujuan menjaring dai dan daiah muda potensial sebagai penerus dakwah di Jakarta Barat. Mereka diharapkan dapat berkontribusi dalam pembinaan masyarakat, sekolah, dan remaja masjid.

Novi menjelaskan, audisi tahun ini diikuti 350 pendaftar, terdiri atas 200 peserta kategori pelajar SMA dan 150 peserta kategori umum berusia 16–30 tahun. Setelah melalui proses seleksi, terpilih masing-masing 10 finalis dari kedua kategori.

“Mereka nantinya akan berdakwah di lingkungan masyarakat, melakukan pembinaan di sekolah, remaja masjid dan sebagainya. Sehingga ke depan, dakwah bukan dakwah sesat, mengajak untuk merangkul bukan dipukul, tapi juga dakwan rahmatan lillahi,” pungkasnya.

Dalam audisi final, para peserta menyampaikan dakwah di hadapan tim juri dengan tema yang telah ditentukan, antara lain kepedulian terhadap lingkungan, pemilahan sampah, perundungan (bullying), bahaya narkoba, dan peran generasi muda dalam membangun bangsa.

“Sesuai diskusi dengan wakil wali kota, tema yang diangkat terkait lingkungan, pemilahan sampah, bulying, bahaya narkoba dan generasi penerus bangsa yang tidak pengaruh pada narkoba,” tambahnya

Menurut pantauan awak media, Acara di mulai dari pada Pukul 08.00 wib sampai dengan pukul 15.30 WIB. Acara berjalan dengan khidmat dan penuh kekeluargaan.

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

Reporter :Aristono

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!