Angkat Potensi Kopi Robusta Lampung Barat, Tamaco Perluas Kemitraan dengan Hotel

Angkat Potensi Kopi Robusta Lampung Barat, Tamaco Perluas Kemitraan dengan Hotel

Jakarta -MEDIA ISTANA,LAMPUNG BARAT – Brand kopi lokal Tamaco mulai menunjukkan perkembangan positif melalui perluasan jaringan pemasaran dan kemitraan dengan sejumlah hotel. Hingga saat ini, sebanyak lima hotel telah menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dari total 9 hotel yang menjadi target kemitraan.

Perkembangan tersebut disampaikan Mulyanto, yang akrab disapa Mas Mul, saat ditemui di kawasan Sekolah Kopi, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung.

Menurut Mas Mul, perluasan kemitraan dengan sektor perhotelan merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkenalkan produk kopi Tamaco kepada pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat posisi kopi robusta Lampung Barat di tengah persaingan industri kopi.

Selain menjalin kerja sama dengan sejumlah hotel, Tamaco juga telah membuka dua gerai kopi, masing-masing berlokasi di Liwa dan kawasan Sekolah Kopi Lampung Barat.

Keberadaan kedua gerai tersebut diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan karakteristik kopi lokal kepada masyarakat sekaligus meningkatkan minat konsumen terhadap produk kopi robusta dari Lampung Barat.

“Alhamdulillah, saat ini sudah ada lima hotel yang menandatangani MoU dari target 9 hotel yang ingin kami jalin kemitraan. Kami terus berupaya memperluas jaringan pemasaran agar kopi Tamaco semakin dikenal masyarakat,” ujar Mas Mul.

Di tengah kesibukannya mengembangkan usaha dan memperluas jaringan pemasaran, Mas Mul mengaku tetap memberikan perhatian terhadap edukasi kopi kepada masyarakat.

Ia juga berbagi pengetahuan kepada siswa magang yang berasal dari luar Kabupaten Lampung Barat, khususnya mengenai proses pengelolaan kopi agar menghasilkan produk berkualitas tinggi.

Menurutnya, pengembangan industri kopi tidak cukup hanya mengandalkan potensi hasil perkebunan. Diperlukan pula pengetahuan, keterampilan, konsistensi dalam menjaga mutu, serta kemampuan memahami kebutuhan pasar.

Melalui edukasi tersebut, ia berharap semakin banyak masyarakat yang memahami proses pengolahan kopi secara baik dan mampu melihat peluang ekonomi dari komoditas unggulan daerah tersebut.

“Kesibukan saya bukan hanya mengembangkan usaha, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat dan siswa magang dari luar Lampung Barat tentang bagaimana mengelola kopi agar menghasilkan kualitas yang baik. Harapannya, kopi Lampung Barat bisa semakin dikenal dan mampu bersaing dengan produk kopi dari daerah lain, bahkan negara-negara penghasil kopi lainnya,” ungkapnya.

Saat ini, produk yang dipasarkan Tamaco melalui jaringan kemitraannya adalah kopi robusta, salah satu komoditas yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan di Lampung Barat.

Ketika ditanya mengenai target yang belum tercapai dalam perjalanan usahanya, Mas Mul menjawab dengan nada bercanda yang mengundang tawa.

Ia mengungkapkan bahwa salah satu keinginannya saat ini adalah menjadi nasabah prioritas Bank Central Asia (BCA).

“Kalau ditanya apa yang belum tercapai sampai sekarang, saya ingin menjadi nasabah prioritas BCA,” kata Mas Mul sambil tertawa.

Meski disampaikan dengan nada bercanda, pernyataan tersebut menggambarkan harapannya agar usaha yang dikembangkan dapat terus tumbuh dan memiliki daya saing lebih luas.

Ia berharap Kopi Tamaco ke depan tidak hanya dikenal di Lampung Barat, tetapi juga mampu memperluas jangkauan pemasaran dan bersaing dengan berbagai merek kopi serta jaringan ritel yang telah lebih dahulu berkembang.

Bagi Mas Mul, pengembangan usaha kopi membutuhkan proses, kerja keras, perluasan jaringan kemitraan, serta komitmen untuk menjaga kualitas produk.

Dengan lima hotel yang telah menjalin kemitraan melalui penandatanganan MoU, dua gerai kopi yang telah beroperasi, serta kegiatan edukasi bagi masyarakat dan siswa magang, Tamaco terus berupaya membangun fondasi usaha yang lebih kuat.

Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi kopi robusta Lampung Barat sekaligus mendorong peningkatan nilai tambah komoditas kopi lokal.

Perjalanan Kopi Tamaco menjadi salah satu gambaran upaya pelaku usaha lokal dalam mengembangkan potensi kopi Lampung Barat melalui inovasi, edukasi, dan perluasan kemitraan.pungkasnya

HAMDAN PWLB❤️

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!