25.7 C
Jakarta
BerandaHUKUMAgen Properti di Bogor Diduga Tipu Korban dengan Modus Lowongan Kerja Kementerian,...

Agen Properti di Bogor Diduga Tipu Korban dengan Modus Lowongan Kerja Kementerian, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Mediaistana.com || Kota Bogor, Jabar

Seorang wanita paruh baya berinisial IN yang diketahui berprofesi sebagai agen properti di wilayah Bogor, diduga melakukan penipuan dengan modus menawarkan lowongan kerja di lingkungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Aksi tersebut disebut telah menelan banyak korban dengan total kerugian mencapai kurang lebih Rp1 miliar. Kamis,02/04/2026.

Dalam menjalankan aksinya, IN diduga meyakinkan para korban dengan berbagai cara. Salah satunya dengan menggunakan foto profil WhatsApp yang menampilkan dirinya mengenakan seragam menyerupai pegawai Departemen Keuangan. Hal ini membuat korban percaya bahwa pelaku memiliki koneksi dan akses untuk meloloskan seseorang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Salah satu korban mengaku mengalami kerugian sangat besar, yakni mencapai Rp623 juta. Uang tersebut diberikan secara bertahap setelah dijanjikan akan diterima sebagai ASN di lingkungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

“Awalnya dijanjikan pasti lolos, katanya ada jalur khusus. Saya percaya karena dia terlihat meyakinkan dan seperti orang dalam,” ujar salah satu korban.

Korban lainnya, Lisa dan Aliya, juga mengaku sempat menyerahkan uang sebesar Rp20 juta dengan harapan bisa mendapatkan pekerjaan yang sama. Kasus ini bahkan sempat viral di media sosial TikTok melalui unggahan akun milik Aliya.

Dalam perkembangan kasus ini, salah satu pihak yang diduga terlibat, berinisial AD, sempat digerebek oleh sejumlah korban di wilayah Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Aksi penggerebekan dilakukan setelah 6 korban melacak keberadaan yang bersangkutan.

Meski demikian, hingga saat ini para pelaku, termasuk IN, belum ditahan dan dikabarkan masih berkeliaran di wilayah Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Kondisi ini membuat para korban merasa resah dan berharap aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan yang menjanjikan kelulusan instan, terlebih jika disertai permintaan sejumlah uang. Aparat diharapkan segera menindaklanjuti laporan para korban guna mencegah jatuhnya korban baru.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!