Akademisi Jafar Nurlatu, MA, menyambut baik langkah kerja sama strategis antara PT Global Emas Bupolo (PT GEB) dan Universitas Pattimura (Unpatti) dalam penanganan tailing di Kali Anhoni, Kabupaten Buru.
Menurut Jafar, kolaborasi antara dunia usaha dan perguruan tinggi merupakan langkah tepat dalam menyikapi dinamika masyarakat, khususnya di wilayah pertambangan yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap persoalan lingkungan dan sosial.
Ia menegaskan bahwa sektor pertambangan merupakan bidang yang sangat riskan karena berkaitan langsung dengan kelestarian lingkungan hidup, kesehatan masyarakat, serta keberlangsungan ruang hidup warga, termasuk masyarakat adat. Oleh karena itu, seluruh pelaku usaha yang bergerak di wilayah pertambangan tidak boleh keluar dari regulasi dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. “Dunia pertambangan itu sangat riskan, sehingga setiap aktivitas harus benar-benar taat asas, taat regulasi, dan mengedepankan prinsip kehati-hatian,” ujar Jafar, Sabtu, (14/2/2026)
Jafar menilai, niat baik PT GEB untuk mengikuti seluruh aturan yang berlaku patut diapresiasi, apalagi dengan melibatkan pihak kampus dalam proses penanganan limbah B3. Menurutnya, keterlibatan akademisi akan memperkuat aspek pengawasan ilmiah, transparansi, serta akuntabilitas dalam setiap tahapan pekerjaan, termasuk dalam pengelolaan tailing yang berpotensi berdampak terhadap ekosistem dan masyarakat sekitar.
Lebih lanjut, Jafar berharap kerja sama ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis dan lingkungan semata, tetapi juga mampu mengakomodir kepentingan masyarakat adat, khususnya masyarakat adat Buru. Ia menekankan pentingnya dialog yang terbuka, partisipatif, dan berkeadilan agar aktivitas pertambangan tetap menghormati hak-hak masyarakat lokal serta menjaga harmoni sosial di daerah tersebut.
Menurutnya, sinergi antara PT GEB dan Unpatti dapat menjadi contoh kemitraan ideal antara industri dan dunia akademik dalam menciptakan praktik pertambangan yang bertanggung jawab, berkelanjutan, serta berpihak pada kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Buru.