AKIBAT PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN KALIKAPUR, RUMAH MAKAN PADANG MENGALAMI KERUGIAN DAN TUTUP TOTAL.
INDRAMAYU-MEDIAISTANA.COM
Akibat Pembangunan Jembatan Kali Kapur, Kedokan Bunder Wetan, Kecamatan Kedokan Bunder, di Kabupaten Indramayu menuai keluhan dari masyarakat sekitar. Tidak hanya persoalan kerusakan akses jalan, proyek tersebut juga disebut berdampak terhadap keberlangsungan usaha warga yang berada di sekitar lokasi pembangunan.
Salah satunya dialami Rajiv/ Aldy Riyaldi, pemilik rumah makan yang lokasinya berdekatan dengan proyek Jembatan Kali Kapur. Melalui unggahan saat di wawancara langsung oleh wartawan, Rajiv mengaku terpaksa menutup usahanya selama satu bulan dua minggu lebih akibat kondisi di sekitar proyek.

Penutupan usaha tersebut juga berdampak terhadap karyawannya yang berjumlah dua orang yang terpaksa diliburkan, bahkan sampai keluar satu orang.
“Rumah Makan saya terpaksa tutup sudah 1 bulan 2 minggu lebih, karyawan terpaksa diliburkan. Padahal karyawan saya bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka,” Ucap Rajiv.
Selain itu Rajiv menjelaskan, awalnya peralatan seperti meja, kaca, etalase dan Neonbook pada pecah, hal ini diakibatkan oleh dampak pekerjaan proyek PT Eka Pratama Jaya, Yang disebut tidak bertanggung jawab dan tidak ada itikad baik untuk mengganti rugi.
“Usaha saya sudah ditutup selama Satu bulan lebih, hal ini diakibatkan oleh bangunan Proyek oleh PT Eka Pratama Jaya, mengenai ganti rugi kerusakan senilai 4 juta, saya sudah mencoba menghubungi pihak PT Eka Pratama, namun tidak direspon.
Hingga akhirnya saya bikin pengaduan ke desa kedokan Bunder Wetan dan polsek kedokan Bunder, namun menurut polisi akan dipanggil dan dipertemukan dengan Kardi, selaku Humas PT Eka Pratama Jaya.
Dilanjutkan menurut Rajiv,

“Jujur saya bingung bang, disamping usaha rumah makan tutup, dan tidak ada pemasukan apa lagi istri saya sedang hamil tua, sebentar lagi lahiran, saya harus punya persiapan, ” Keluh nya.
Di sisi lain Kanit Reskrim Polsek Kedokan Bunder Aiptu,Iwan Suwandi saat di hubungi wartawan melalui SMS Via WhatsApp menjelaskan,
Sudah kita pertemukan dan kita mediasi hasilnya dari PT Eka Pratama Jaya melalui humas nya Kardi, mereka sepakat membuat surat pernyataan dan ditandatangani oleh Kardi selaku humas PT.Eka Pratama Jaya.
(Iyons74) ***