Berkas Kurang Syarat Tetap Dikirim, Warga Peulawi Minta Bupati Turun Tangan

Satu Tahun Lebih Belum Ada Keputusan: Berkas Kurang Syarat Tetap Dikirim, Warga Peulawi Desak Bupati Selesaikan Masalah

 

Aceh Timur-Mediaistana.com

Ini bukan sekadar soal berkas tidak lengkap. Ada hal jauh lebih besar yang sengaja ditutup-tutupi! Pemilihan Keuchik Gampong Peulawi, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, yang sudah menggantung lebih dari setahun, ternyata menyimpan fakta mencengangkan: salah satu calon menggunakan ijazah “aspal” — asli tapi palsu, yang sama sekali tidak terverifikasi di instansi berwenang. Dan DPMG Aceh Timur sudah tahu hal ini sejak awal! Selasa 22/09/2026

 

Padahal berkas itu pernah ditolak. Namun kini, Ketua P2K Safrizal bersama Ketua Tuha Peut Munazir mengantar ulang berkas yang sama yang belum lengkap, yang bermasalah dan DPMG tetap menerimanya. Mengapa? Padahal mereka sudah tahu jelas: salah satu calon mengandalkan ijazah yang tidak sah, tidak terdaftar, dan tidak dapat dibuktikan keasliannya.

 

Saat awak media mendatangi kantor DPMG untuk menagih jawaban, Kabid yang berwenang menghindar. Staf tidak berani bicara. Pesan WhatsApp diabaikan, tak dibalas sama sekali. Bukankah ini sikap yang mencurigakan? Kalau benar tidak ada apa-apa, mengapa takut menjawab? Mengapa menghindar seperti ada yang ditutupi?

 

Warga tidak tinggal diam! Kemarahan membuncak:

 

“DPMG sudah tahu ijazahnya bermasalah! Sudah tahu berkasnya cacat! Mengapa masih diterima? Apakah ada yang melindungi? Siapa yang menyuruh memutar-mutar nasib gampong kami? Ini bukan kelalaian, ini sengaja! Ini melindungi ketidakjujuran!”

 

“Ijazah Aspal itu pelanggaran hukum! Bagaimana bisa calon pemimpin gampong yang mengandalkan dokumen palsu justru dipelihara? DPMG tidur atau ada yang memegang tali? Rakyat tidak bodoh!”

 

“Sudah lebih setahun kami menunggu. Bukan menunggu keadilan, tapi menunggu siapa yang menang di balik layar. Kalau aturan ditegakkan, masalah ini sudah selesai lama! Mengapa dipanjangkan? Siapa yang diuntungkan kalau gampong kami tanpa pemimpin?”

 

Masyarakat Gampong Peulawi kini menatap lurus kepada Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Faraky:

 

“Pak Bupati, turun tanganlah! Periksa siapa yang melindungi ijazah Aspal di DPMG! Jangan biarkan ketidakjujuran menang di gampong kami! Kami menuntut: verifikasi ijazah itu sekarang! Ambil keputusan yang jujur, sebelum rakyat yang mengambil jalannya sendiri!”

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!