28.8 C
Jakarta
BerandaPEMERINTAHANBupati Nisel Melantik Induk Laia Sebagai Sekretaris Dishub Nisel Diantara 111 Pejabat...

Bupati Nisel Melantik Induk Laia Sebagai Sekretaris Dishub Nisel Diantara 111 Pejabat Yang Dilantik

Nias Selatan//mediaistana.com~Pemerintah Kabupaten Nias Selatan kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui mutasi dan rotasi jabatan aparatur sipil negara (ASN), Jumat (10/4/2026). Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Nomor 100.3.3.2-346-2026.

111 pejabat dilantik, terdiri dari 18 pejabat eselon III (administrator) dan 93 pejabat eselon IV (pengawas), serta sejumlah pejabat fungsional yang diberikan tugas tambahan sebagai kepala UPTD puskesmas.

Rotasi ini merupakan bagian dari penataan organisasi untuk meningkatkan efektivitas kinerja pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Nias Selatan.

Salah satu pejabat yang mendapat amanah baru adalah Induk Laia yang dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Nias Selatan.

Pelantikan ini dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Nias Selatan, Teluk Dalam, dan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Nias Selatan, Ir. Ikhtiar Duha, MM, yang mendapat pendelegasian kewenangan dari Bupati.

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan bahwa pelantikan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dinamika birokrasi. Ia bahkan mengibaratkan jabatan sebagai “pakaian” bagi ASN yang sewaktu-waktu dapat dikenakan dan dilepas.

“Prinsipnya sederhana, hari ini kita dilantik, besok kita harus siap dievaluasi, bahkan dicopot. Itu hal yang biasa dalam birokrasi,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa setiap pejabat yang dilantik telah mengucapkan sumpah jabatan dan menandatangani pakta integritas yang harus dipahami dan dijalankan secara konsisten.

Menurutnya, kepercayaan pimpinan daerah merupakan hal utama yang tidak boleh disia-siakan. Karena itu, para pejabat diminta segera beradaptasi dan bekerja tanpa menunda waktu.

“Ini adalah bentuk kepercayaan. Jangan tunggu lama untuk menyesuaikan diri. Begitu dilantik, langsung bekerja dan tunjukkan kinerja,” katanya.

Sekda juga menekankan empat pilar utama yang harus dijaga oleh setiap ASN agar mampu mempertahankan jabatan dan kepercayaan, yakni disiplin, integritas, kapasitas, dan profesionalisme.

Disiplin, kata dia, tidak hanya soal kehadiran, tetapi juga menyangkut tertib administrasi. Integritas ditunjukkan melalui kejujuran dan konsistensi dalam menjalankan tugas. Sementara kapasitas menuntut ASN untuk terus belajar lintas sektor, dan profesionalisme menjadi landasan dalam setiap pengambilan keputusan.

Ia turut mengingatkan pentingnya menjaga etika birokrasi, termasuk memahami posisi dan peran dalam struktur organisasi.

“Jangan sampai terbalik. Atasan tetap atasan, bawahan tetap menjalankan fungsi. Kekurangan pimpinan dilengkapi oleh staf, dan sebaliknya,” tegasnya.

Dalam refleksi yang lebih personal, Sekda mengungkapkan bahwa pelantikan tersebut menjadi momen berkesan menjelang berakhirnya masa tugasnya dalam waktu dekat.

“Ini menjadi kenangan tersendiri bagi saya menjelang akhir masa pengabdian,” ucapnya.

Menutup sambutannya, ia menyampaikan pesan mendalam yang sarat makna kepada seluruh pejabat yang dilantik.

“Janganlah mengejar jabatan. Biarlah jabatan yang mengejar Anda. Jika Anda berkualitas, di mana pun ditempatkan akan tetap bersinar,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap ASN telah berkomitmen untuk siap ditempatkan di mana saja, sesuai sumpah jabatan yang telah diucapkan.

“Kalau tidak siap ditempatkan, silakan mundur. Tapi jika sudah bersumpah, jalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!