Di balik sunyi pegunungan dan lebatnya hutan Seram Utara, cahaya perlahan menyala—bukan sekadar cahaya listrik, melainkan harapan. Setelah menghadirkan konektivitas digital melalui Starlink pada 2025, Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, kembali menegaskan komitmennya pada awal 2026 dengan menghadirkan SuperSun Listrik di wilayah 3T Seram Utara.
Langkah ini bukan gebrakan biasa. Ia adalah jawaban atas keterisolasian yang selama puluhan tahun membatasi ruang belajar anak-anak di pedalaman. Di daerah di mana malam datang lebih cepat dan akses energi kerap menjadi kemewahan, listrik kini hadir sebagai hak—bukan lagi pengecualian.
Bupati yang akrab disapa Ozan itu memandang pembangunan dari akar yang paling mendasar: pendidikan. Baginya, sekolah bukan sekadar bangunan, melainkan pusat tumbuhnya masa depan. Maka ketika SuperSun Listrik menyala di SD Negeri 263, SD 266, SD 343, SD 351, SD 40, SD YPPK Maneo, SD YPPK Manusela, dan SD Negeri 355, yang diterangi bukan hanya ruang kelas, tetapi juga mimpi-mimpi anak Seram Utara.
“Program ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah memastikan anak-anak di Seram Utara mendapatkan akses pendidikan yang layak dan setara,” tegas Bupati.
SuperSun Listrik, bantuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui PLN UP3 Masohi, dirancang sebagai solusi energi berkelanjutan. Ia menopang bukan hanya pendidikan, tetapi juga layanan publik, kesehatan, dan denyut ekonomi lokal. Inilah pembangunan yang tidak meninggalkan jejak ketergantungan, melainkan menanamkan kemandirian.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tengah, Husen Mukadar, menyebut program ini sebagai berkah nyata bagi sekolah-sekolah di wilayah geografis yang menantang. Sinergi antara Kemendikdasmen, PLN UP3 Masohi, pemerintah daerah, dan Dinas Dikbud menjadi contoh bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan perubahan yang terasa langsung.
Seram Utara hari ini mengajarkan kita satu hal penting: pembangunan sejati tidak selalu dimulai dari kota, tetapi dari keberanian menghadirkan keadilan di tempat yang paling jauh. Ketika listrik dan internet sampai ke ruang kelas di pedalaman, maka bangsa ini sedang menepati janjinya pada masa depan.
Dan dari Seram Utara, cahaya itu kini menyebar.(Tim)