Media istana.Com
Jakarta,14 Agustus 2026
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meluncurkan ribuan infrastruktur vital bagi masyarakat di berbagai pelosok tanah air. Sebanyak 3.395 jembatan yang dibangun oleh jajaran TNI-Polri serta 3.000 sumber air bersih dari TNI Angkatan Darat (AD) diresmikan secara serentak pada Kamis, (13/8/2026).
Acara peresmian dipusatkan secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Sementara itu, jajaran pimpinan tinggi turut mendampingi dari lokasi terpisah secara virtual: Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengikuti jalannya acara dari Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sedangkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo hadir langsung dari Kabupaten Lebak, Banten.
Bagi Kepala Negara, inisiatif pembangunan infrastruktur skala nasional ini memiliki makna yang mendalam. Langkah ini dinilai bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, melainkan wujud nyata pengabdian serta kehadiran negara melalui TNI-Polri yang manfaatnya dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Rincian Pembangunan Infrastruktur TNI-Polri
Berdasarkan laporan resmi yang dihimpun dalam peresmian tersebut, berikut adalah rincian capaian pembangunan infrastruktur kerakyatan:
TNI Angkatan Darat (AD):
Merealisasikan pengerjaan 3.008 titik jembatan.
Sebanyak 2.500 jembatan telah rampung sepenuhnya, sementara 508 titik masih dalam proses pengerjaan (termasuk 798 titik yang difokuskan di wilayah terdampak bencana).
Menghadirkan 3.000 titik sumber air bersih untuk mengatasi kebutuhan air masyarakat.
Dampak Luas: Membuka akses terhadap 9.008 sekolah, menghubungkan 7.807 desa, mempermudah akses ke 4.502 fasilitas kesehatan serta 4.618 fasilitas ekonomi, dengan estimasi penerima manfaat mencapai 4,5 juta jiwa.
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri):
Membangun dan merevitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di wilayah hukum 30 Polda.
Sebanyak 874 jembatan telah selesai dibangun dengan total panjang mencapai 19,2 kilometer.
Dampak Luas: Menghubungkan 1.314 desa dan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 2 juta masyarakat.
TNI-Polri Lahir dan Berjuang Bersama Rakyat
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan kembali prinsip dasar bahwa institusi TNI dan Polri tidak dapat dipisahkan dari rakyat.
“TNI adalah tentara rakyat dan Polri adalah polisi rakyat lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, memberikan yang terbaik untuk rakyat, dan pada akhirnya kembali kepada rakyat,” ujar Presiden.
Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa bentuk pengabdian sejati bukan hanya tentang menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga tentang hadir secara aktif, bekerja nyata, dan membuka jalan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia yang lebih baik.
(Tim Redaksi)