31.5 C
Jakarta
BerandaBertaDUKUNG GRATISPOL, GM FKPPI KALTIM KHAWATIR PERUSAHAN TAMBANG LEPAS TANGGUNG JAWAB

DUKUNG GRATISPOL, GM FKPPI KALTIM KHAWATIR PERUSAHAN TAMBANG LEPAS TANGGUNG JAWAB

Media Istana,  26/001/2026

Ketua Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (GM FKPPI) Kalimantan Timur, Bastian, menyatakan Dukungannya terhadap Program GratisPol yang diharapkan mampu menciptakan pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Kaltim. Namun, ia juga menyuarakan kekhawatirannya terhadap kemungkinan lunturnya kewajiban perusahaan-perusahaan tambang yang beroperasi di Provinsi Kalimantan Timur.

 “Jangan sampai besarnya anggaran GratisPol membuat perusahaan-perusahaan tambang lepas tanggung jawab terhadap kewajiban CSR dan PPM-nya,” tegas Bastian.

Sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 1824 K/30/MEM/2018, saat ini terdapat sekitar 190 perusahaan tambang di Kalimantan Timur yang wajib menyusun Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM). Dalam dokumen tersebut, anggaran untuk pendidikan dan peningkatan sumber daya manusia merupakan komponen penting yang harus dicantumkan.

Bastian mengimbau Pemerintah Provinsi Kaltim untuk meninjau kembali dokumen RIPPM seluruh perusahaan tambang, terutama terkait nominal anggaran pendidikan yang telah disampaikan. Ia berharap program GratisPol tidak menjadi celah bagi perusahaan untuk mengurangi kontribusinya terhadap masyarakat di lingkar tambang.

“Perusahaan jangan sampai melihat ini sebagai kesempatan untuk menghindari tanggung jawab. Hak masyarakat atas manfaat dari aktivitas tambang harus tetap ditegakkan,” ujarnya.

 Bastian menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan sektor swasta agar pembangunan daerah bisa berjalan secara berkelanjutan dan adil.

Aroel Mandang / Bastian

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!