28.9 C
Jakarta
BerandaInfoGawi Gibrihi: Warga Batabual Tagih Janji Gubernur HL Soal Akses Jalan dan...

Gawi Gibrihi: Warga Batabual Tagih Janji Gubernur HL Soal Akses Jalan dan Jembatan

Gawi Gibrihi, salah satu warga Kecamatan Batabual, Kabupaten Buru, kembali menyuarakan tuntutan kepada Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa untuk merealisasikan janji pembangunan infrastruktur jalan menuju wilayah mereka.

Kata Gawi, sejak pemekaran Kabupaten Buru pada tahun 1999, masyarakat di Kecamatan Batabual belum pernah merasakan pembangunan jalan beraspal. Hingga kini, akses darat ke wilayah tersebut masih sangat terbatas, bahkan jalan dan jembatan yang layak disebut belum tersedia sama sekali.

Kondisi ini memaksa warga untuk mengandalkan jalur laut sebagai satu-satunya akses transportasi utama menuju pusat kabupaten maupun daerah lainnya. Namun, perjalanan laut tersebut dinilai berisiko tinggi, terutama saat musim timur yang dikenal dengan gelombang besar dan cuaca ekstrem.

“Setiap tahun pasti ada saja korban jiwa karena tenggelam di laut. Ini bukan hal baru, tapi seperti tidak pernah mendapat perhatian serius,” ujar Gawi, Rabu, (25/3/2026).

Ia menilai janji pembangunan jalan yang sebelumnya disampaikan oleh Gubernur Maluku belum menunjukkan realisasi nyata di lapangan. Ia berharap pemerintah provinsi segera mengambil langkah konkret untuk membuka akses darat demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Selain untuk mengurangi risiko kecelakaan laut, pembangunan jalan juga dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, mempermudah distribusi barang, serta membuka keterisolasian wilayah.

Masyarakat Kabupaten Buru kini menunggu komitmen nyata dari pemerintah daerah, khususnya Gubernur Maluku, agar janji yang telah disampaikan tidak sekadar menjadi wacana, melainkan benar-benar diwujudkan.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!