29.2 C
Jakarta
BerandaPEMERINTAHANHadiri Haul KH. Musayyidi, Bupati Banyuwangi Tegaskan Menjunjung Tinggi Aspirasi Para Ulama

Hadiri Haul KH. Musayyidi, Bupati Banyuwangi Tegaskan Menjunjung Tinggi Aspirasi Para Ulama

 

Mediaistana.com

BANYUWANGI – Peringatan Haul ke-14 KH. Achmad Musayyidi di PP. Mabadiul Ihsan, Karangdoro pada Sabtu (7/2/2026) dihadiri berbagai kalangan. Para kiai, tokoh masyarakat hingga pejabat tampak berbaur dengan ribuan jamaah yang hadir.

Tampak hadir di antaranya KH. Fachruddin Manan, KH. Hasan Thoha, KH. Muhaimin Asymuni, KH. Masykur Ali, KH. Muwafiq Amir, KH. Achmad Wahyudi, KH. Sunandi Zubaidi, KH. Aly Asyiqin dan sejumlah kiai lainnya. Berderet bersama keluarga besar Mabadiul Ihsan. Di antara H. Abdullah Azwar Anas, KH. Masykur, H. Syukron Makmun, Mufti Anam dan lain-lain.

Adapula KH. Firjaun Barlaman dari Jember, Habib Muhammad bin Abu Bakar Al-Muhdlar dari Situbondo dan sejumlah tokoh lain dari luar kota. Turut satu majelis bersama Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Banyuwangi. Di antaranya Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Banyuwangi H. Mujiono dan Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ipuk menegaskan jika aspirasi para ulama dan kiai menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan kebijakan di daerahnya. “Nasihat-nasihat dari para kiai, kami junjung tinggi dalam pengambilan-pengambilan keputusan di pemerintahan kami. Kami meyakini aspirasi para kiai membawa aspirasi dari masyarakat secara luas,” ungkapnya.

Aspirasi tokoh agama tersebut, lanjut Ipuk, diolah sedemikian rupa dalam bentuk program wajib dan program prioritas. Program tersebut disesuaikan dengan tantangan dan kondisi fiskal saat ini. “Dari aspirasi dan kondisi yang ada, lantas kami menjalankan program seefektif mungkin, namun memiliki dampak yang luas,” jelasnya.

Ipuk mencontohkan salah satunya adalah program infrastruktur. Di awal 2026 ini, telah dilakukan sejumlah perbaikan jalan berlubang. Tak kurang dari 170 titik jalan berlubang di ruas utama. “Secara bertahap pada tahun ini, anggaran infrastruktur akan terus dioptimalkan guna kemaslahatan bersama,” terang Ipuk.

KH. Achmad Musayyidi merupakan pendiri PP. Mabadiul Ihsan, Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi. Pesantren tersebut kini berkembang dengan pesat. Memadukan pola pendidikan salaf, modern dan berbasis internasional. Memiliki sejumlah pendidikan formal dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Salah satunya adalah Universitas Islam Cordova.

Saat ini juga dikembangkan Pesantren Daar Al Ihsan (DAI) yang menggunakan kurikulum internasional. Pesantren ini mengedepankan pendidikan anti-bulliying dan lingkungan yang asri. “Akhlakul karimah, keilmuan agama dan skill serta leadership menjadi output utama yang kita tekankan kepada para santri,” ungkap Pembina Yayasan PP. Mabadiul Ihsan Gus H. Abdullah Azwar Anas. (Kevin)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read

Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!