Harga Emas dan Perak Februari 2026: Emas Antam Lonjak Tajam, Perak Melesat Setelah Fluktuasi
Jakarta, 21 Februari 2026 – Harga logam mulia di Indonesia pada bulan Februari 2026 menunjukkan pergerakan yang cukup dinamis. Emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan kenaikan signifikan akhir pekan ini, sementara harga perak juga menunjukkan tren menguat setelah beberapa hari fluktuasi.
Emas Antam Naik Rp96.000 dalam Dua Hari
Pada Sabtu (21/2), harga emas Antam mencapai Rp3.012.000 per gram, naik Rp68.000 dibandingkan hari Jum’at (20/2) yang tercatat Rp2.944.000 per gram. Dalam dua hari terakhir, total kenaikan mencapai Rp96.000 per gram. Harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam juga mengikuti tren naik, berada di Rp2.793.000 per gram, naik Rp68.000 dari hari sebelumnya.
Rincian harga emas Antam berdasarkan pecahan pada 21 Februari 2026 adalah sebagai berikut:
– 0,5 gram: Rp1.556.000
– 2 gram: Rp5.974.000
– 3 gram: Rp8.943.000
– 5 gram: Rp14.875.000
– 10 gram: Rp29.670.000
– 25 gram: Rp74.010.000
– 50 gram: Rp147.855.000
– 100 gram: Rp295.560.000
Harga saat ini masih berada di bawah rekor tertinggi yang pernah tercatat pada 29 Januari 2026, yakni Rp3.168.000 per gram, dengan harga buyback Rp2.989.000 per gram.
Selain Antam, harga emas retail dari PT Aneka Logam Indonesia untuk produk tahun 2025 pada 21 Februari 2026 menunjukkan harga jual 1 gram sebesar Rp3.240.000 dan harga beli Rp2.850.000.
Perak Antam Melesat, Harga Dunia Juga Naik
Harga perak Antam pada Jum’at (20/2) melesat kencang menjadi Rp49.150 per gram, naik Rp750 dari hari Kamis (19/2) yang berada di Rp48.400 per gram. Sebelumnya, pada Rabu (18/2) harga perak pernah turun tajam sebesar Rp2.000 ke level Rp46.000 per gram sebelum kembali menguat.
Untuk pecahan berat lebih besar, harga dasar perak Antam murni 250 gram dipatok sebesar Rp12.687.500 (termasuk PPN 11% menjadi Rp14.083.125), sedangkan 500 gram sebesar Rp24.575.000 (termasuk PPN menjadi Rp27.278.250). Produk perak Antam Heritage dengan berat 31,1 gram dijual sebesar Rp2.076.370 (termasuk PPN Rp2.304.771) dan 186,6 gram sebesar Rp11.336.686 (termasuk PPN Rp12.583.721).
Harga perak dunia juga menunjukkan kenaikan, pada 20 Februari 2026 tercatat di level US$77,94 per troy ons, dengan kontrak Maret naik US$0,422 ke US$78,01. Berdasarkan data exchangeratesnow.com, harga perak nasional pada 21 Februari 2026 mencapai Rp45.899,67 per gram, naik dari Rp42.595,71 per gram pada hari sebelumnya.
Faktor Penyebab Kenaikan
Kenaikan harga logam mulia umumnya dipengaruhi oleh dinamika ekonomi global, pergerakan nilai tukar rupiah, dan sentimen pasar terhadap aset safe haven. Ketidakpastian global membuat emas dan perak menjadi pilihan investasi yang dianggap relatif aman.