LABUHANBATU – Viralnya kabar seorang Aktivis di Kabupaten Labuhanbatu hilangnya nyawa diduga di salah satu tempat hiburan malam KTV Sing Together (ST) di lokasi Perumahan DL Sitorus Jalan Adam Malik By Pass, Kelurahan Lobusona, Kecamatan Rantau Selatan, Rantauprapat, Kamis (12/2/2026).
Korban seorang pemuda inisial AIS (28) itu dibawa ke RSUD Rantauprapat sudah kaku dalam keadaan meninggal dunia.
“Pagi sekitar jam delapan udah di rumah sakit. Kalau gak salah polisi yang bawa” kata seorang sumber yang tidak mau disebutkan inisialnya di RSUD Rantauprapat saat dikonfirmasi awak media.
Informasinya, sebut sumber, korban dibawa dari salah satu KTV di Jalan Baru, Komplek Perumahan DL, di Jalan Adam Malik.
“Sampai sini (rumah sakit) sudah dalam keadaan meninggal dunia, tubuh udah tegang (kaku)” akunya.
Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu saat dikonfirmasi terkait peristiwa tewas nya seorang aktivis mahasiswa itu mengarahkan awak media koordinasi kepada Kasat Reskrim.
“Abg koordinasi dgn kasat reskrim yg mlkn penyelidikan” pinta Wahyu, Kamis malam, (12/2/2026).
Sementara, Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP M. Jihad Fajar Balman mengaku bahwa penyebab korban meninggal bukan karena Over Dosis (OD) juga bukan karena pembunuhan.
“Sore, bukan OD SM pembunuhan ya bg” jawabnya, Minggu (15/2/2026) setelah dikonfirmasi ulang sejak Kamis (12/2/2026).
AKP. M.Jihad menjelaskan bahwa hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) tidak ditemukan adanya narkoba melainkan hanya minuman keras.
“Olah tkp tidak ditemukan nkb (narkoba) maupun bekas pemakaian nkb di lokasi melainkan hny miras Merk singleton di TKP di temukan” sebutnya, melalui pesan elektronik.
Namun, anak buah Kapolres itu belum menjawab penyebab meninggalnya korban.
Jejak rekam Inisial AIS adalah sosok aktivis di Kabupaten Labuhanbatu yang aktif yang peduli dengan permasalahan masyarakat dan melakukan aksi demo di legislatif, Eksekutif, Polres Labuhanbatu, Kejaksaan Negeri Labuhanbatu dan lainnya.
Inisial AIS pernah menjabat mantan sekretaris Himpunan Mahasiswa Islam Kabupaten Labuhanbatu dan menjabat Sekretaris Organisasi GRIB Kabupaten Labuhanbatu hingga hembus terakhir nafasnya.***