Dinamika internal Partai Golkar Kabupaten Buru jelang Musyawarah Daerah (Musda) mulai menghangat. Salah satu kader senior, Jaidun Sa’anun, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Buru pada Musda yang direncanakan berlangsung 11 April mendatang.
Dengan pengalaman panjang di tubuh partai, Jaidun optimistis mampu membawa Golkar Buru kembali meraih kejayaan politik. Ia menegaskan bahwa langkahnya maju bukan semata ambisi pribadi, melainkan dorongan kuat dari arus dukungan pengurus kecamatan serta organisasi yang didirikan dan mendirikan Partai Golkar.
“Saya siap maju karena ada dukungan nyata dari struktur partai di tingkat kecamatan dan organisasi pendiri maupun yang didirikan. Ini menjadi energi besar untuk bersama-sama membesarkan Golkar di Kabupaten Buru,” ujarnya, Kamis, (26/3/2026)
Meski demikian, Jaidun tetap membuka ruang demokrasi yang luas bagi kader lain untuk ikut berkompetisi. Menurutnya, Musda harus menjadi momentum memperkuat soliditas, bukan ajang perpecahan.
“Kita berikan ruang kepada seluruh kader terbaik untuk berkompetisi secara sehat. Tujuan kita sama, yakni membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Buru,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa kunci kemenangan ke depan adalah soliditas dan konsolidasi menyeluruh. Mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten harus bergerak dalam satu komando yang terukur dan terarah.
“Untuk mencapai kemenangan, kita harus solid dan terkonsolidasi. Tidak ada jalan lain. Semua potensi kader harus dirangkul dan digerakkan bersama,” katanya.
Pengalaman Jaidun sebagai Sekretaris DPD Golkar selama dua periode, yakni 2010–2020, menjadi modal penting. Di era tersebut, Golkar Buru mencatatkan kemenangan politik yang signifikan, yang menurutnya menjadi pijakan kuat untuk melangkah ke depan.
“Itu menjadi tantangan sekaligus peluang. Kita sudah punya rekam jejak kemenangan, tinggal bagaimana kita mengonsolidasikan kekuatan yang ada untuk mengulang bahkan meningkatkan capaian tersebut,” jelasnya.
Jaidun pun menegaskan, jika diberi amanah memimpin, ia akan memprioritaskan konsolidasi internal partai secara menyeluruh, dengan merangkul semua elemen kader tanpa terkecuali.
“Saya yakin, jika seluruh potensi kader digerakkan dalam satu gerakan yang solid, terukur, dan terkonsolidasi, maka apa yang direncanakan partai pasti akan terwujud,” pungkasnya.