33.2 C
Jakarta
BerandaInfoKapolres Buru Hadiri Gebyar 7 Likur, Perkuat Sinergitas dan Kebersamaan di Namlea

Kapolres Buru Hadiri Gebyar 7 Likur, Perkuat Sinergitas dan Kebersamaan di Namlea

 

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, SH.S.I.K.MM, menghadiri kegiatan Gebyar 7 Likur bertajuk Bupolo Berseri 1447 H / 2026 M yang digelar Pemerintah Kabupaten Buru di Lapangan Pattimura, Desa Namlea, Senin (16/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 16.55 hingga 20.00 WIT tersebut turut dihadiri Bupati Buru Ikram Umasugi, Dandim 1506/Namlea Heribertus Purwanto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan OPD, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Buru menegaskan bahwa Gebyar 7 Likur bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk meningkatkan ketakwaan serta memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Tradisi ini merupakan warisan budaya yang harus terus dilestarikan agar tidak hilang ditelan zaman, sejalan dengan visi Buru Berseri, Berbudaya, Sejahtera, dan Religius,” ujar Ikram.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Buru bersama jajaran Forkopimda turut ambil bagian dalam prosesi peluncuran kegiatan yang ditandai dengan pembakaran meriam bambu dan tradisi bakar damar. Prosesi ini menjadi simbol kuatnya sinergitas antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menyambut malam-malam akhir bulan suci Ramadan.

Selain itu, rangkaian acara juga diisi dengan penampilan seni religi, penyerahan bantuan kepada 36 pelaku UMKM, pembagian ela-ela, buka puasa bersama, serta pelaksanaan salat Magrib berjamaah.

Kegiatan yang bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah dan melestarikan tradisi lokal ini berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!