Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, SH.S.I.K.MM, menghadiri kegiatan Gebyar 7 Likur bertajuk Bupolo Berseri 1447 H / 2026 M yang digelar Pemerintah Kabupaten Buru di Lapangan Pattimura, Desa Namlea, Senin (16/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 16.55 hingga 20.00 WIT tersebut turut dihadiri Bupati Buru Ikram Umasugi, Dandim 1506/Namlea Heribertus Purwanto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan OPD, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Buru menegaskan bahwa Gebyar 7 Likur bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk meningkatkan ketakwaan serta memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Tradisi ini merupakan warisan budaya yang harus terus dilestarikan agar tidak hilang ditelan zaman, sejalan dengan visi Buru Berseri, Berbudaya, Sejahtera, dan Religius,” ujar Ikram.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres Buru bersama jajaran Forkopimda turut ambil bagian dalam prosesi peluncuran kegiatan yang ditandai dengan pembakaran meriam bambu dan tradisi bakar damar. Prosesi ini menjadi simbol kuatnya sinergitas antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menyambut malam-malam akhir bulan suci Ramadan.
Selain itu, rangkaian acara juga diisi dengan penampilan seni religi, penyerahan bantuan kepada 36 pelaku UMKM, pembagian ela-ela, buka puasa bersama, serta pelaksanaan salat Magrib berjamaah.
Kegiatan yang bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah dan melestarikan tradisi lokal ini berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai.