Kapolres Buru Kumpul Bersama Warga Desa Karang Jaya, Serap Aspirasi dan Sampaikan Pesan Kamtibmas.

 

NAMLEA – Wujudkan kedekatan Polri dengan masyarakat, Kapolres Buru AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M., melaksanakan kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat di Desa Karang Jaya, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Rabu (21/10/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 13.50 hingga 15.30 WIT tersebut menjadi momentum bagi kepolisian untuk mendengarkan langsung aspirasi warga sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Desa Karang Jaya Lareli, S.Pd., Kasat Binmas Polres Buru AKP Bachtiar Tepo, Kapolsek Namlea IPTU Charles Langitan, S.H., M.H., Bhabinkamtibmas, Babinsa, para ketua RT dan RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pendidikan, tokoh pemuda, anggota BPD, serta mahasiswa KKN.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Karang Jaya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kunjungan Kapolres Buru yang hadir secara langsung untuk bertatap muka dengan masyarakat. Ia juga mengapresiasi peran Bhabinkamtibmas yang selama ini aktif membangun kerja sama dengan pemerintah desa dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

Dalam arahannya, Kapolres Buru menegaskan bahwa keamanan bukan semata-mata tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Melalui slogan “Salam Polisi – Polisi Bersama Masyarakat,” Kapolres mengajak warga untuk membangun komunikasi yang baik, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta tidak ragu menyampaikan informasi apabila terdapat potensi gangguan keamanan.

Kapolres juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkoba. Selain itu, masyarakat diimbau agar lebih waspada terhadap perjudian online dan berbagai modus penipuan melalui media sosial. Ia turut menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses selama 24 jam untuk melaporkan kejadian maupun meminta bantuan kepolisian.

Dalam sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan aspirasi dan persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka, di antaranya permintaan sosialisasi KUHP dan KUHAP, upaya pencegahan tindak kriminal, pemanfaatan CCTV, serta keterlibatan mahasiswa KKN dalam menjaga kamtibmas.

Masyarakat juga menyoroti peredaran minuman keras tradisional jenis sopi yang dinilai kerap menjadi pemicu perkelahian saat kegiatan keramaian. Menanggapi hal tersebut, Kapolres memberikan atensi kepada Kapolsek Namlea untuk melakukan pemetaan lokasi penyulingan dan penjualan sopi serta mengambil langkah penertiban sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolres menekankan bahwa deteksi dini dan penyampaian informasi dari masyarakat sangat penting untuk mencegah gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar. Oleh karena itu, warga diharapkan terus menjalin koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa, khususnya apabila terdapat kegiatan atau situasi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Melalui kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat ini, Kapolres Buru berharap hubungan kemitraan antara Polri, pemerintah desa, TNI, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh warga semakin erat. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban, diwarnai antusiasme masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan mendengarkan pesan-pesan kamtibmas.

Dengan pendekatan humanis dan komunikasi langsung bersama masyarakat, Polres Buru terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kepolisian yang responsif serta membangun kesadaran bersama demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Buru.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!