Menjelang arus mudik Idul Fitri, jajaran kepolisian di Kabupaten Buru memastikan kesiapan penuh pengamanan melalui Operasi Ketupat Salawaku 2026. Langkah ini dipimpin langsung oleh Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, SH, S.I.K. MM, yang turun ke lapangan bersama unsur Forkopimda dan OPD untuk mengecek kesiapan sejumlah pos strategis.
Kegiatan pengecekan dimulai dengan peninjauan Pos Pelayanan (Pos Yan) Wisata Desa Jikumerasa, yang menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat. Di lokasi ini, rombongan memastikan fasilitas pelayanan publik, keamanan wisatawan, serta kesiapan petugas dalam menghadapi lonjakan pengunjung.
Selanjutnya, tim bergerak menuju Pos Terpadu Pelabuhan Laut Namlea, titik vital arus mudik dan mobilitas penumpang. Di sini, perhatian difokuskan pada pengaturan lalu lintas, keamanan pelabuhan, serta kelancaran distribusi penumpang dan barang.
Sementara itu, Wakapolres Buru Kompol H. Akmil Djapa bersama tim lainnya melakukan pengecekan di Pos Pam Pasar Inpres Namlea dan Pos Pam Tugu Tani. Kedua lokasi ini dikenal sebagai pusat aktivitas masyarakat yang berpotensi mengalami peningkatan keramaian selama masa mudik.
Dari hasil peninjauan menyeluruh, seluruh pos—baik Pos Pam, Pos Yan, maupun Pos Terpadu—dinyatakan siap operasional. Kesiapan tersebut meliputi kelengkapan personel, sarana dan prasarana, hingga administrasi yang telah tertata dengan baik.
Kapolres menegaskan bahwa sinergi antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, serta seluruh stakeholder menjadi kunci utama dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan rasa aman dan nyaman.
Operasi ini mengusung semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, sejalan dengan komitmen aparat untuk memberikan pelayanan terbaik selama momentum Lebaran.
Dengan kesiapan yang matang, masyarakat Kabupaten Buru diharapkan dapat merayakan hari raya dengan penuh kebahagiaan, tanpa khawatir akan gangguan keamanan maupun ketertiban.