Meureudu – Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi jalur Pidie Jaya–Bireuen pada Minggu, 7 Desember 2025. Langkah ini dilakukan sebagai respons cepat atas banjir luapan yang kembali terjadi pada Sabtu malam, 6 Desember 2025, yang mengganggu sejumlah akses utama.
Kasi Humas Polres Pidie Jaya, AKP Mahruzar Hariadi, mengatakan bahwa pengecekan dilakukan pada dua titik penting, yaitu perkembangan perbaikan jembatan yang terputus di Kecamatan Meureudu dan kondisi jalur alternatif Banda Aceh–Medan melalui jalan rel kereta api dari Kecamatan Meureudu menuju Kecamatan Ulim.
“Pengecekan ini bertujuan memastikan kelancaran dan keamanan arus lalu lintas, terutama setelah hujan deras semalam kembali membawa material banjir ke badan jalan,” ujar AKP Mahruzar.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Kabag Ops, Kasat Lantas, Kasi Humas, personel Sat Samapta Polres Pidie Jaya dan personel Brimob Polda Aceh. Tim turut melakukan aksi cepat dengan memindahkan kayu dan batu sisa banjir 26 November 2025 yang kembali terbawa luapan air akibat cuaca buruk.
Selain itu, Kapolres Pidie Jaya juga mengimbau masyarakat yang melintasi jalur alternatif untuk selalu berhati-hati.
“Cuaca saat ini sedang tidak baik. Jika terjadi genangan air di jalur alternatif, kami imbau pengendara agar lebih waspada dan mengutamakan keselamatan,” pesan Kapolres.
Beliau juga meminta masyarakat untuk selalu memerhatikan informasi resmi terkait kondisi jalur dari akun media sosial Humas Polres Pidie Jaya (@humaspolrepidiejaya) dan Sat Lantas Polres Pidie Jaya, guna mendapatkan pembaruan situasi terbaru.
Polres Pidie Jaya menegaskan komitmen untuk terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat pemulihan akses pascabencana. []