26.9 C
Jakarta
BerandaBertaKebakaran Kandang Ayam Potong di Sine Ngawi, 11.900 Ekor Mati, Kerugian Capai...

Kebakaran Kandang Ayam Potong di Sine Ngawi, 11.900 Ekor Mati, Kerugian Capai Rp90 Juta

MediaIstana.com, Ngawi  – Kebakaran hebat melanda kandang ternak ayam potong di Dusun Wonosari, Desa Wonosari, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Rabu (4/3/2026) malam. Peristiwa tersebut mengakibatkan 11.900 ekor ayam usia dua hari mati dan kerugian ditaksir mencapai Rp90 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Kapolsek Sine, AKP Heri Riyanto, mewakili Kapolres Ngawi, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Kejadian telah dilaporkan melalui Laporan Polisi Nomor: L/GANGGUAN/B/03/III/2026/SPKT/POLSEK SINE/POLRES NGAWI/POLDA JAWA TIMUR, tertanggal 4 Maret 2026.

Kronologi Kejadian

Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.00 WIB di area kandang ayam milik Supriyanto, warga Dusun Wonosari RT 003 RW 002 Desa Wonosari, Kecamatan Sine.

Menurut keterangan saksi, saat itu dua pekerja kandang sedang berada di lokasi. Listrik di kandang mendadak padam setelah saklar meteran listrik mengalami gangguan (jeglek). Ketika hendak menyalakan kembali, listrik kembali mati. Tak lama berselang, saksi melihat kobaran api muncul dari kandang bagian tengah (kandang kedua) yang kemudian merambat ke kandang ketiga.

Para pekerja segera menghubungi pemilik kandang dan meminta bantuan warga sekitar. Masyarakat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum akhirnya petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Ngawi tiba di lokasi dan berhasil mengendalikan api.

Dampak dan Kerugian

Akibat kebakaran tersebut:

Kandang pertama (atas) berisi 4.600 ekor ayam usia dua hari mati seluruhnya.

Kandang kedua (tengah) berisi 7.300 ekor ayam usia dua hari juga mati seluruhnya.

Total ayam yang mati mencapai 11.900 ekor. Selain itu, bangunan kandang dan instalasi listrik turut terbakar. Polisi mengamankan barang bukti berupa potongan kabel bekas kebakaran dan kayu sisa terbakar.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting arus listrik di kandang kedua.

Tindakan Kepolisian

Petugas yang mendatangi lokasi antara lain Kapolsek Sine bersama anggota, KASPK dan piket Reskrim Polsek Sine, serta petugas Damkar Ngawi.

Langkah yang telah dilakukan kepolisian:

Menerima laporan dan mendatangi TKP.

Mengamankan serta mengumpulkan barang bukti.

Memintai keterangan saksi-saksi.

Melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Pesan Kamtibmas

Kapolsek Sine, AKP Heri Riyanto, mengimbau masyarakat khususnya para peternak untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik di kandang maupun bangunan usaha lainnya.

“Pastikan instalasi listrik sesuai standar, gunakan kabel berkualitas, serta lakukan pengecekan rutin untuk mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan segera melapor kepada pihak kepolisian atau pemadam kebakaran apabila menemukan potensi bahaya kebakaran di lingkungan sekitar.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan perawatan instalasi listrik guna menjaga keamanan lingkungan serta mencegah kerugian material yang lebih besar.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!