BerandaBeritaKepsek Definitif Alami Stroke, Plt SMPN 14 Ambon Diduga Palsukan Tanda Tangan...

Kepsek Definitif Alami Stroke, Plt SMPN 14 Ambon Diduga Palsukan Tanda Tangan untuk Pencairan Dana BOS

Ambon,mediaistana.com -Dugaan pemalsuan tanda tangan untuk pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mencuat di SMP Negeri 14 Ambon. Plt Kepala Sekolah setempat diduga memalsukan tanda tangan kepala sekolah definitif yang saat ini diketahui sedang mengalami stroke dan tidak dapat menjalankan aktivitas kedinasan secara normal.

Informasi tersebut disampaikan oleh sumber yang mengaku mengetahui kondisi internal sekolah kepada media ini di Ambon, Minggu (8/6/2026).”Menurut sumber tersebut, kepala sekolah definitif SMP Negeri 14 Ambon saat ini sedang menjalani pemulihan akibat stroke yang menyebabkan kemampuan fisiknya, termasuk menggerakkan tangan, menjadi sangat terbatas.

“Yang menjadi pertanyaan, bagaimana proses pencairan Dana BOS bisa dilakukan sementara kepala sekolah definitif sedang sakit stroke dan tidak bisa melakukan tanda tangan sebagaimana biasanya,” ungkap sumber tersebut.

Sumber itu menduga terdapat kejanggalan dalam proses administrasi pencairan Dana BOS. Ia bahkan menduga adanya keterlibatan sejumlah pihak di lingkungan sekolah sehingga pencairan dana tetap dapat dilakukan meskipun kepala sekolah definitif sedang tidak mampu menjalankan tugas administrasi.

“Dugaan kami ada permainan antara pihak yang mengelola administrasi sekolah dengan bendahara sehingga dana bisa dicairkan. Karena itu perlu ditelusuri apakah tanda tangan yang digunakan dalam dokumen pencairan benar-benar dilakukan oleh kepala sekolah atau bukan,” katanya.

Atas dugaan tersebut, sumber meminta aparat pengawas internal pemerintah dan instansi terkait untuk segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proses pencairan Dana BOS di SMP Negeri 14 Ambon.

Selain itu, ia juga mendesak agar dilakukan audit terhadap penggunaan Dana BOS yang telah dicairkan guna memastikan seluruh prosedur telah dijalankan sesuai ketentuan dan tidak terdapat penyimpangan administrasi maupun keuangan.

“Kami meminta Inspektorat dan pihak berwenang turun tangan melakukan pemeriksaan, termasuk mengaudit seluruh penggunaan Dana BOS serta menelusuri dugaan pemalsuan tanda tangan yang disebut-sebut terjadi,” tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, kami membuka ruang bagi pihak Plt Kepala SMP Negeri 14 Ambon maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

(KB Amq 01)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!