Kepsek SDN 01 Sukananti,M Tarin Menerapkan Sistem Sekolah Ramah Anak Dan Keagamaan Di Bulan Ramadhan
Jakarta -MEDIA ISTANA Lampung Barat — Kegiatan belajar mengajar di SDN 1 Sukananti tetap berlangsung aktif selama bulan suci Ramadhan. Sekolah dasar negeri yang berada di Jalan Pesirah Sedamit No. XX, Pekon Sukananti, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung ini terus menjalankan proses pendidikan dengan penyesuaian kegiatan yang lebih menekankan pada nilai-nilai keagamaan.
Sekolah yang telah terakreditasi B ini dikenal sebagai salah satu sekolah favorit di wilayah tersebut. Selain memiliki lingkungan belajar yang kondusif, SDN 1 Sukananti juga menerapkan sistem Sekolah Ramah Anak, sehingga proses pembelajaran dirancang agar nyaman, aman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.
Memasuki Ramadhan tahun ini, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa, namun materi dan aktivitas siswa lebih difokuskan pada pembinaan karakter religius. Hal ini bertujuan untuk memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai sarana memperkuat pendidikan moral dan spiritual bagi siswa.
Kepala sekolah M. Tarin, S.Pd., menyampaikan bahwa selama bulan Ramadhan pihak sekolah juga mengaktifkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang bernuansa keagamaan.
“Pada bulan Ramadhan ini kegiatan belajar tetap berjalan, namun kami lebih menekankan pada kegiatan keagamaan. Saat ini juga banyak kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti oleh siswa, seperti rebana, lomba adzan, dan berbagai kegiatan religius lainnya,” ujar M. Tarin pada Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mengisi waktu selama Ramadhan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan bakat dan karakter siswa agar lebih percaya diri serta memiliki nilai spiritual yang kuat.
Dengan berbagai program yang dijalankan, pihak sekolah berharap SDN 1 Sukananti dapat terus berkembang dan menjadi lembaga pendidikan yang semakin berkualitas di Kabupaten Lampung Barat.
“Harapan saya, semoga SDN 1 Sukananti selalu maju dan terus memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak,” pungkas M. Tarin.
HAMDAN